Modul Step Down Cara Kerja dan Cara Menggunakannya

Bagi Anda yang bergelut dibidang teknisi elektronik terutama spesialis TV LCD, LED dan Plasma, tentu sudah tahu atau pernah mendengar tentang modul Step Down. Tapi saya yakin belum semua orang tahu tentang fungsi, cara kerja dan cara menggunakannya. Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang fungsi modul step down serta panduan lengkap bagaimana menggunakannya pada rangkaian elektronik.

Modul Step Down Cara Kerja dan Cara Menggunakannya

Ketika kita menjumpai kerusakan pada rangkaian step down yang biasanya diterapkan pada jenis TV LCD, LED dan plasma, terkadang kita bingung, jenis IC apa yang digunakan pada rangkaian tersebut. Karena berdasarkan pengalaman saya, hampir rata-rata kerusakan rangkaian step down selalu pecah dan terbakar komponen IC nya.

Walau memang untuk komponen IC tersebut tidak begitu sulit didapatkan, namun yang jadi persoalan adalah kebanyakan jalur untuk memasang IC step down seringkali ikut terbakar juga. Sehingga akan menyulitkan ketika hendak memasang IC baru sebagai penggantinya.

Nah cara yang paling efektif untuk mengatasi kerusakan seputar rangkaian step down adalah menggantinya dengan modul step down.

Apa itu modul step down dan bagaimana cara kerjanya?

Modul step down adalah sebuah rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai penurun tegangan tapi tidak mempengaruhi daya watt dan ampere.

Yang cara kerjanya adalah ketika bagian input diberi tegangan dari mulai 3 volt sampai 40 volt, mampu diturunkan dari 1,5 volt sampai 35 volt.

Hal ini akan memudahkan kita ketika akan mengambil input tegangan. Bisa dari titik mana saja selama tegangan yang diambil tidak lebih kecil dari kebutuhan output IC.

Misalnya begini. Sebuah IC membutuhkan tegangan 3,3 volt, lalu untuk input tegangan modul step down kita ambil dari titik 12 volt. Itu tidak akan jadi masalah, karena pada outputnya bisa disesuaikan dengan cara mengadjustnya sampai 3,3 volt.

Cara menggunakan modul step down

Sekali lagi saya tegaskan kalau modul stepdown biasanya digunakan sebagai pengganti rangkaian step down di TV LCD, LED dan plasma.

Baca Juga: Mengenal Jenis Kerusakan Pada LED TV dan Cara Mengatasinya.

Lalu cara menggunakan modul step down adalah membuat tegangan untuk keperluan komponen yang disuplay oleh rangkaian step down yang rusak tadi.

Misalnya IC yang rangkaian step downnya rusak membutuhkan tegangan sebesar 1,8 volt. Maka sebelum output modul step down dihubungkan dengan input VCC IC tersebut harus kita tetapkan dahulu di 1,8 volt.

Namun tentu tidak semudah itu. Karena sebelumnya kita harus tahu dulu pastinya titik input VCC dari IC yang akan diganti input VCC nya dengan modul step down, dan harus tahu pastinya berapa volt tegangan yang dibutuhkan.

Untuk mengetahui pastinya input VCC dan berapa volt kebutuhan tegangan untuk sebuah IC, kita harus mencari datasheet dari IC yang bersangkutan. Beruntungnya untuk saat ini bukan perkara yang sulit untuk mencari datasheet dari setiap IC. Karena di internet banyak sekali situs-situs yang menjelaskan tentang datasheet.

Dan untuk lebih jelasnya cara menggunakan modul step down adalah sebagai berikut:
  • Temukan dulu titik input dan output dari rangkaian step down yang akan kita ganti dengan modul step sown.
  • Ukur dulu apakah titik output pada pada rangkaian aslinya konslet atau tidak. Karena bisa saja IC yang disuplay tegangan oleh rangkaian step down sudah dalam keadaan konslet, atau ada komponen lain seperti kapasitor konslet yang seringkali ditemukan pada rangkaian TV LCD, LED dan plasma.
  • Beri input tegangan pada modul step down dengan tegangan yang tidak lebih kecil dari kebutuhan output.
  • Sebagai contoh kalau kebutuhan output hanya 1 sampai 3,3 volt. Maka modul step down cukup diberi input tegangan 5 volt saja. Terlalu besar juga tidak direkomendasikan.
  • Selajutnya setelah mendapatkan input yang sesuai, tepatkan ukuran volt dibagian output sesuaikan dengan kebutuhannya dengan cara memutar potensiometer untuk adjust voltase.
  • Setelah tegangan output benar-benar pas, silahkan sambungkan pada titik input komponen atau rangkaian yang bersangkutan.
  • Apabila terjadi penurunan tegangan setelah disambungkan, coba naikan tegangan dengan cara memutar potensiometer sambil diamati pergerakan naiknya.
  • Kalau bisa naik tanpa menimbulkan panas baik untuk IC yang ada pada modul step down atau pada IC yang diberi tegangan oleh step down. Berarti tidak ada masalah yang perlu kita khawatirkan.
  • Tempatkan modul step down di posisi yang aman dari terjadinya kosleting dan harus ada sirkulasi udara untuk menghindari panas yang berlebihan.

Saya rasa cukup jelas. Demikianlah penjelasan tentang fungsi, cara kerja dan cara menggunakan modul step down sebagai pengganti rangkaian step down yang rusak pada TV LCD, LED dan plasma yang bisa saya sampaiakan. Semoga bermanfaat.
Loading...
Flyin
Seorang Teknisi yang suka berbagi pengalaman walau hanya lewat tulisan.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter