Mengenal Apa Itu Voltase, Watt dan Ampere Dalam Kelistrikan

Didalam ilmu kelistrikan ada disebut voltase, watt dan ampere. Lalu apa perbedaan dari voltase, watt dan ampere dalam peng-aplikasiannya? Disini saya akan membahas sedikit tentang perbedaan antara voltase, watt dan ampere dalam ilmu kelistrikan.

Mengenal Apa Itu Voltase, Watt dan Ampere Dalam Kelistrikan

Artikel ini sengaja saya buat karena ternyata banyak sekali yang belum mengetahui perbedaan dari istilah volt, watt dan ampere. Seperti belum lama ini ada seorang user yang berkonsultasi dengan saya mengenai TV nya yang sering sekali rusak bagian power suplay regulatornya.

Pertanyaanya seperti ini: "Mas kok TV saya sebentar-sebentar rusak regulatornya. Dan kalau diperbaiki paling satu atau dua hari sudah rusak lagi dengan kerusakan yang sama yaitu tetap bagian regulatornya".

Lalu saya jawab: "Mungkin tegangan listrik dirumah sampean tidak stabil atau terlalu lebih atau bisa saja terlalu kurang".

Lalu beliau menjawab: "Wah kalau kurang kayaknya tidak mungkin, soalnya listrik dirumah saya sudah 4 paket".

Istilah paket yang digunakan oleh sebagian besar orang adalah besaran ampere. Jadi kalau dibilang 2 paket berarti 2 ampere atau kalau dihitung berdasarkan rumus listrik, 2 ampere x 220 volt (tegangan listrik PLN) = 440 watt atau kurang lebih 450 watt. 4 paket ang dia maksud adalah 900 watt.

Nah pertanyaan diatas terlontar dari orang yang pasti tidak tahu tentang perbedaan antara volt, watt dan ampere. Sehingga keliru ketika saya menyebutkan kalau tegangan listrik dirumahnya tidak stabil, kurang atau lebih dari kebutuhan sebuah perangkat elektronik.

Lalu apa perbedaan Voltase, Watt dan Ampere itu?

Walau mungkin tidak detail, dibawah ini akan jelaskan secara garis besarnya saja. Silahkan simak baik-baik.

Voltase

Voltase adalah besaran tegangan listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik, dan dinyatakan dalam satuan volt. Besaran ini mengukur energi potensial dari sebuah medan listrik yang mengakibatkan adanya aliran listrik dalam sebuah konduktor listrik.

Seperti pada umumnya sebuah pembangkit tenaga listrik, kalau di indonesia PLN menghasilkan besaran voltase tegangan listrik sebesar 220 volt dengan watt sampai berkilo-kilo watt. Nantinya akan dibagi kerumah-rumah dengan besaran watt yang ditentukan berdasarkan ampere.

Misalnya seorang pengguna listrik berlangganan listrik ke PLN sebesar 900 watt. Maka pihak PLN akan memberikan batasan penggunaan melalui alat yang disebut MCB sebesar 4 ampere. Kalau sipengguna menggunakan listrik dalam sekali pakai lebih dari 900 watt maka MCB akan otomatis memutus aliran listrik ke rumah tersebut.

Ampere

Dikutip dari Wikipedia, Dalam fisika, ampere dilambangkan dengan A, adalah satuan SI untuk arus listrik yang sering dipendekkan menjadi amp. Satu ampere adalah suatu arus listrik yang mengalir dari kutup positif ke kutup negatif, sedemikian sehingga di antara dua penghantar lurus dengan panjang tak terhingga, dengan penampang yang dapat diabaikan, dan ditempatkan terpisah dengan jarak satu meter dalam vakum, menghasilkan gaya sebesar 2 × 10-7 newton per meter.

Watt

Saya tidak akan menjelaskan terlalu panjang lebar dan menyebutkan rumus-rumusnya. Disini saya hanya akan menjelaskan simplenya saja. Kalau watt itu adalah perjumlahan perkalian dari voltase dan ampere. Misalnya arus listrik 220 volt 10 Ampere maka besaran wattnya adalah 2200 watt.

Kembali kepermasalah voltase yang turun atau naik apakah mempengaruhi besaran watt? Sangat jelas mempengaruhi. Karena seperti yang sudah saya jelaskan diatas, kalau besaran watt ditentukan dari perjumlahan Voltase x Ampere.

Setelah membaca semua keterangan diatas, pasti pembaca sudah mulai paham, kalau besaran watt itu ditentukan oleh voltase dan ampere. Jangan bilang listrik dirumah saya sekian watt atau sekian paket kalau tidak mengetahui besarnya voltase dari arus listrik tersebut.

Kenapa arus listrik PLN yang seharusnya sesuai dengan keterangan yaitu 220 volt bisa kurang dan bahkan bisa lebih?

Banyak factor yang mempengaruhi, yang paling umum adalah kesetabilan stafo PLN untuk menurunkan tegangan dari ribuan volt menjadi 220 volt, juga bisa disebabkan oleh jeleknya system instalasi kabel dari trafo listrik ke KWH listrik dirumah-rumah.

0 Komentar untuk judul "Mengenal Apa Itu Voltase, Watt dan Ampere Dalam Kelistrikan"

Posting Komentar