7 Cara Merawat Baterai Laptop Agar Awet dan Tahan Lama

Cara merawat baterai laptop agar awet dan tahan lama - Laptop adalah perangkat komputer yang flexible. Bisa dibawa kemana saja dan bisa dijalankan dimana saja tanpa perlu selalu terhubung ke sumber listrik. Karena pada perangkat laptop sudah dibekali oleh baterai dengan kapasitas yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan sumber daya listrik dari laptop itu sendiri.

Namun, bagaimana kalau baterai yang ada pada laptop tersebut cepat habis? tentu akan membuat jengkel kita sebagai penggunanya. Oleh sebab itu diperlukan cara dan upaya khusus agar baterai laptop bisa lebih awet dan tahan lama walau sudah digunakan dalam waktu yang lumayan lama.

Seperti contoh saya membeli laptop acer aspire 4738 sekitar tahun 2009. Sampai saat ini baterainya masih lumayan bagus padahal kalau dihitung-hitung sudah lebih dari 10 tahun pemakaiannya.

Cara merawat baterai laptop

Memang yang namanya komponen elektronik tidak mungkin ada yang abadi, seperti halnya baterai laptop yang terbuat dari komponen yang memiliki batas waktu pemakaian. Tapi kalau kita pandai dalam merawatnya paling tidak baterai laptop akan kuat bertahan sesuai dengan umur pemakaian yang ditentukan oleh pabrik pembuatnya.

Misalnya untuk komponen yang terdapat pada baterai laptop hanya akan bertahan 5 tahun, setelah 5 tahun harus sudah diganti. Nah dengan hati-hati dalam merawatnya kita berharap baterai tersebut bisa bertahan sampai 5 tahun, atau jangan dulu rusak sebelum waktunya.

Lalu bagaimana cara merawat baterai laptop agar awet dan tahan lama?

Nah agar lebih jelas silahkan simak beberapa tips yang akan saya jelaskan dibawah ini:

1. Jangan gunakan laptop sambil dicarge dalam waktu yang terlalu lama

Kebiasaan buruk para pengguna laptop yang sering saya temukan adalah menjalankan laptop sambil dicarge dalam waktu yang lama, bahkan ada yang sampai berhari-hari tanpa mencabut adaptor listrik. Hal tersebut jelas sangat berbahaya untuk keawetan baterai, karena molekul-molekul yang terdapat akan terus bekerja menampung dan mengeluarkan tegangan.

Selain berbahaya untuk baterai juga berbahaya untuk komponen bagian pengisi daya pada laptop sendiri. Jadi sebaiknya jangan sesekali menjalankan laptop sambil dicarge apalagi untuk waktu yang sangat lama.

Baca juga: 10 Cara sederhana merawat laptop.

2. Pastikan baterai laptop selalu terisi penuh setelah digunakan

Pasti dalam sehari atau dalam 24 jam laptop yang kita gunakan ada waktu istirahatnya. Nah gunakan waktu istirahat laptop tersebut untuk mengisi baterai sampai benar-benar penuh. Setelah baterai penuh cabut adaptor pengisi daya agar baterai menjadi dingin setelah pengisian.

3. Jangan gunakan laptop terlalu panas

Walau dalam sebuah laptop sudah dilengkapi dengan system pendingin yang maksimal, tapi kalau digunakan sampai berjam-jam tentu akan mengalami pemanasan, ditambah dengan panas dari baterai itu sendiri, jelas akan mempengaruhi performa baterai sehingga akan cepat rusak. Oleh sebab itu gunakan laptop sewajarnya jangan sampai terlalu panas.

Baca Juga: Penyebab laptop sering mati secara tiba-tiba dan cara memperbaikinya.

4. Hindari penggunakan sumber daya listrik berlebihan

Pengunaan sumber daya listrik yang berlebihan bisa menyebabkan baterai cepat rusak. Seperti menggunakan laptop untuk mengisi baterai smartphone android secara berlebihan, atau digunakan untuk hal lain yang diluar batas kewajaran.

Memang untuk laptop itu sendiri dilengkapi dengan beberapa port USB, dan setiap port USB tentu akan mengeluarkan tegangan untuk menysuplay peralatan yang tersambung pada port USB tersebut. Namun bukan berarti port USB tersebut bebas digunakan untuk apa saja terlebih untuk mengisi baterai perangkat elektronik lain. Karena kapasitas baterai yang ada pada laptop sudah ditentukan untuk kebutuhan komponen-komponen yang ada pada laptop.

5. Jangan gunakan baterai laptop sampai benar-benar habis

Ini merupakan kebiasaan buruk yang paling sering saya temukan, menggunakan laptop sampai baterainya benar-benar habis sangat tidak diperbolehkan. Karena kalau terlalu sering menggunakan baterai laptop sampai batas minimal akan merusak elemen baterai.

Rata-rata baterai laptop dirancang untuk menyimpan daya listrik sekitar 11,5 volt sampai 12,5 volt, dan system dalam laptop akan memberikan peringatan kalau kapasitas baterai sudah mendekati ukuran volt paling minimal. Apabila sudah muncul peringatan segera matikan laptop dan isi kembali sampai benar-benar penuh.

6. Gunakan pengisi daya yang original

Terkadang adaptor pengisi daya bawaan dari laptop itu sendiri mengalami kerusakan atau bisa saja hilang. Nah untuk penggantinya pastikan kita membeli adaptor yang asli. Jangan sembarangan menggunakan adaptor yang tentu akan berpengaruh bagi keawetan baterai yang di isinya.

Kapasitas voltase yang dihasilkan oleh adaptor pengisi daya baterai laptop harus benar-benar sesuai dengan kapasitas baterai, terlalu besar atau terlalu kecil atau kurang stabil bisa merusak baterai menjadi kurang awet.

7. Cara merawat baterai laptop agar tetap awet, jangan membiarkan baterai dalam keadaan kosong dalam waktu lama

Nah yang terkahir agar baterai laptop Anda tetap awet, jangan sampai membiarkan baterai laptop kosong tanpa terisi daya dalam waktu yang lama. Karena ini bisa merusak molekul baterai mejadi jenuh. Dan ketika suatu waktu di isi tegangan, yang ada bukan terisi, malah akan terjadi panas akibat sudah terjadi konslet didalam molekul-molekul batera.

Misalnya dalam beberapa hari atau bulan Anda tidak mungkin bisa menjalankan laptop karena alasan tertentu. Nah pastikan dulu baterai terisi penuh, lalau cabut baterai laptop jangan terpasang didalam laptop lalu simpan ditempat yang aman dengan temperatur ruangan yang tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas.

Nah demikianlah tips cara merawat baterai laptop agar awet dan tahan dan tetap terjaga performanya. Terima kasih sudah membaca dan semoga artikel bermanfaat buat Anda.

0 Komentar untuk judul "7 Cara Merawat Baterai Laptop Agar Awet dan Tahan Lama"

Posting Komentar