Belajar Perbaiki Mesin Cuci Manual

Halo apa kabar sahabat teknisi pembaca setia blog flyin DVB, semoga kabar sobat selalu dalam keadaan baik-baik saja. Pada kesempatan kali ini admin akan mengajak para sobat untuk memahami cara kerja rangkaian dan komponen-komponen yang terdapat pada mesin cuci manual, mencari dan menemukan jenis-jenis kerusakan dan juga cara memperbaikinya.

Belajar Perbaiki Mesin Cuci Manual

Ketika pertama kali sobat membuka dalaman mesin cuci tentu akan dikejutkan dengan banyaknya kabel-kabel disana. Untuk pemula tentu akan merasa bingung pada awalnya, apalagi kalau yang didapati adalah kabel-kabel yang sudah pada putus oleh tikus, walau biasanya hampir semua kabel memiliki warna yang berbeda, tapi kalau belum mengetehui fungsi dan tujuan satu-persatu dari kabel-kabel tersebut akan pusing juga dibuatnya.

Hampir semua mesin cuci manual seperti merk LG, Sharp, Panasonic, Polytron, Samsung, dan lain-lain menggunakan komponen-komponen sebagai berikut:
  • Kabel AC input
  • Fuse (sekring)
  • Dinamo untuk mesin pencuci
  • Dinamo untuk mesin pengering
  • Karet V Belt
  • Kapasitor dual mikro
  • Knop panel switch plus timer pencuci
  • Knop panel switch plus timer pengering
  • Knop panel pembuangan air
  • Knop panel kran pengisi air (terkadang jarang yang pakai)
  • saklar switch tutup mesin pencuci
  • Saklar switch tutup mesin pengering
Yang hampir keseluruhan komponen terhubung ke arus listrik menggunakan kabel dan switch timer.

Untuk gambaran dasar cara kerja mesin pencuci adalah sebagai berikut:

Mesin pencuci menggunakan sebuah dinamo yang memiliki dual lilitan, lilitan yang kesatu untuk putaran ke kanan, dan lilitan yang kedua untuk putaran ke kiri, yang pada ujung satu dan dua disatukan untuk terhubung langsung dengan sumber listrik, sementara dua ujung kanan dan kiri akan bekerja bergantian berputar kekanan dan kekiri menggunakan tekanan speed dari kapasitor yang secara bergantian diatur oleh timer pencuci.

Cara kerja timer pencuci pada mesin cuci adalah sebagai berikut:

Sebuah timer pencuci umumnya memiliki 4 buah kabel, yang fungsi dari 4 kabel tersebut adalah:
  • Kabel 1 terhubung dengan 1 sumber AC, karena sumber AC yang satunya lagi terhubung langsung dengan central tap dinamo penggerak mesin pencuci
  • Kabel 2 terhubung ke kabel 1 dan kapasitor melalui switch A dan B yang ada pada timer
  • Kabel 3 terhubung ke lilitan dinamo putaran kekiri dan kapasitor melalui switch B yang putus nyambung bergantian oleh mesin timer
  • Kabel 4 terhubung ke lilitan dinamo putaran ke kanan melalui switch B yang putus nyambung bergantian oleh mesin timer.

Untuk gambaran dasar cara kerja mesin pengering adalah sebagai berikut:

Mesin pengering menggunakan sebuah dinamo satu putaran yang memiliki 3 ujung kabel. Kabel yang kesatu terhubung langsung dengan satu sumber AC, dan kabel yang kedua terhubung dengan sumber AC yang satunya melalui saklar tutup mesin pengering dan timer pengering, kabel ketiga terhubung dengan kapasitor untuk starting dan speed.

Cara kerja timer pengering adalah sebagai berikut:

Sebuah timer pengering pada mesin cuci biasanya memiliki 2 atah 3 kabel, tapi pada intinya sekalipun menggunakan 3 kabel, kabel tersebut tetaplah 2 buah yang bekerja.

Didalam timer tersebut terdapat sebuah switch yang akan tersambung dan putus sesuai dengan timer atau waktu yang ditentukan oleh pengguna. Satu kabel akan terhubung ke sumber listrik AC melalui saklar yang dikendalikan oleh tutup mesin pengering, dan kabel yang satunya akan terhubung ke kabel dinamo mesin pengering lewat timer control.

Untuk penjelasan cara kerja dasar mesin pencuci dan pengering serta komponen-komponen pendukungnya, admin rasa sudah cukup jelas ya, sobat bisa membaca dengan teliti sambil memperhatikan semua kabel dan komponen yang terdapat didalamnya.

Sekarang kita lanjut kepembahasan cara mencari kerusakan umum pada mesin cuci dan langkah-langkah tepat untuk memperbaikinya.

Pada umumnya kerusakan pada mesin cuci adalah sebagai berikut:
  1. Mesin pencuci tidak bekerja
  2. Mesin pencuci tidak kuat mencuci sesuai kapasitas dari mesin cuci tersebut
  3. Mesin pengering tidak bekerja
  4. Mesin pengering tidak kuat berputar apabila diisi penuh sesuai kapasitas dari mesin cuci tersebut
  5. Mesin cuci nyetrum (agak jarang).
  6. Kerusakan ringan lainnya seperti pembuangan air tidak bekerja atau bocor.
Yang dari semua jenis kerusakan umum diatas diperlukan langkah-langkah tepat yang akan admin jelaskan satu persatu.

1. Mesin pencuci tidak bekerja

Tahah pemeriksaan awal coba sambungkan mesin cuci ke sumber listrik, lalu putar timer pencuci sambim perhatikan apakah ada arus listrik masuk kedalam lilitan dinamo atau tidak.

Misalnya arus listrik masuk tapi tidak mau berputar hanya dengung saja suara dinamo, periksa kapasitor bisa saja sudah putus. Apabila kapasitor sudah dipastikan bagus tapi tetap dengung tidak mau berputar silahkan periksa tali rem, bisa saja rem ketika tutup mesin pencuci ditutup tidak sampai terangkat karena tali rem yang dikendalikan oleh tutup sudah melar atau memang tali remnya yang putus.

Kalau rem sudah bagus tapi dinamo tidak juga mau berputar berarti kerusakan ada pada dinamo itu sendiri, harus lilit ulang atau ganti yang baru, saran admin mending ganti yang baru agar hasil lebih memuasakan, karena untuk saat ini ditoko-toko online seperti tokopedia, bukalapak, shopie, lazada, dan lain-lain banyak sekali pedagang dinamo mesin cuci dengan harga yang menurut admin tidak terlalu mahal dibanding dengan biaya melilit ulang dinamo.

Untuk jenis kerusakan mesin pencuci lainnya misalnya ketika timer diputar tidak ada reaksi listrik masuk ke dinamo pencuci. Yang harus sobat periksa adalah fuse yang menuju saklar swicth tutup mesin pencuci, saklar switchnya, juga timer pencuci itu sendiri.

2. Mesin pencuci lemah, tidak kuat mencuci sesuai dengan kapasitas mesin cuci

Misalnya begini, mesin cuci tersebut memiliki kapasitas pencucian sampai 14kg. Tapi baru diisi setengahnya atau baru diisi seperempatnya sudah tidak mau berputar, kemungkinan kerusakan ada pada kapasitor yang sudah lemah atau karet V belt sudah melar sehingga tidak sanggup mengangkat beban berat. Silahkan cek dan ganti kapasitor atau karet V Belt dengan ukuran yang sama dan bagus kualitasnya.

3. Mesin pengering tidak bekerja

Langkah pemeriksaan sama seperti memeriksa ketika mesin pencuci tidak bekerja, yaitu dengan memastikan apakah sumber listrik bisa masuk ke dinamo pengering atau tidak, memeriksa kapasitor, memeriksa timer, memeriksa rem dan tali rem, memeriksa saklar switch yang dikendalikan oleh tutup mesin pengering.

4. Mesin pengering lemah

Nah pemeriksaan juga sama seperti ketika menangani mesin pencuci lemah, yaitu dengan memeriksa kapasitor dan juga karet V Belt dibagian dinamo mesin pengeringnya.

5. Mesin cuci nyetrum

Karena hampir keseluruhan bodi mesin cuci manual menggunakan bahan dari plastik, jadi kemungkinan apabila terjadi nyetrum hanya ada pada dinamo pengering atau dinamk pencuci. Karena bagian as angker terhubung dengan kipas pencuci, masalah umum biasanya karena bocor sehingga air menjadi terhubung kelilitan dinamo dan bisa menyebabkan arus listrik mengalir melalui air.

Perlu dperiksa apakah lilitan dinamo tidak bocor ke body dinamo, karena beberapa kali admin temui kerusakan berupa mesin cuci nyetrum yang diakibatkan oleh rusaknya isolasi pembatas lilitan dan keren dinamo.

Untuk masalah kecil lainnya seperti pembuangan air tidak bekerja, atau tidak lancar, atau ada bocor dan lain sebagainya diluar kerusakan parah, admin rasa sobat pasti bisa dengan mudah melihat dan mengatasinya.

Nah admin rasa pembahasan tentang belajar memperbaiki mesin cuci jenis manual, dari mulai mengenal komponen-komponen yang ada pada mesin cuci, belajar mencar kerusakan dan belajar memperbaikinya sudah cukup jelas. Kurang lebihnya admin mohon maaf, mari kita diskusikan bersama lewat kolom komentar dibawah artikel ini.

Sekian dan semoga bermanfaat.
Loading...
Flyin
Seorang Teknisi yang suka berbagi pengalaman walau hanya lewat tulisan.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter