Saturday, July 21, 2018

Tips Mencari Kerusakan Seputar Rangkaian RGB TV Tabung

Ketika kita dihadapkan dengan kerusakan televisi yang menampilkan warna dominan di warna tertentu seperti terlalu merah, terlalu hijau, terlalu biru, atau bisa saja menampilkan gambar yang kehilangan salah satu warna seperti hilang warna merah, hilang warna hijau atau hilang warna biru, sebelum membuka dan memperbaiki televisi tersebut tentu kita sudah bisa mengambil kesimpulan sementara kalau kerusakan ada di sekitar rangkaian RGB.

Namun masih bertanya-tanya apakah yang rusak itu tabung CRT nya, atau rangkaian disekitar soket RGB nya, atau rusak dibagian IC warnanya. Atau bisa dikatakan kalau kita baru bisa menduga-duga saja belum bisa memastikan kerusakan yang sebenarnya. Akan tetapi sekalipun masih menduga-duga kalau dalam praktek pegerjaannya menggunakan methode yang benar maka akan lebih cepat menemukan apa sebenarnya yang rusak.

Para sahabat teknisi yang saya yakin segala sesuatunya berada jauh di atas saya, dengan segala kekurangan yang saya miliki, disini saya ingin berbagi tips tentang cara mencari dan menemukan kerusakan diseputar rangakain RGB TV Tabung berdasarkan pengalaman saya sendiri. Kalau para sahabat punya ilmu dan pengalaman yang lebih memudahkan pekerjaan dalam mneemukan kerusakan seputar RGB, silahkan berbagi pengalaman kepada kami lewat kolom komentar yang ada diakhir artikel ini.

Tips Mencari Kerusakan Seputar Rangkaian RGB TV Tabung

Tips mencari kerusakan seputar rangkaian RGB TV tabung

Cara yang saya lakukan setiap menemukan kerusakan pada warna atau gambar televisi yang dominan atau kehilangan warna tertentu seperti yang saya terangkan diatas adalah sebagai berikut:

1. Periksa Tabung CRT

Bagian final dari rangkaian gambar pada TV tabung adalah tabung CRT, atau yang umum disebut layar TV, nah sebelum jauh melangkah ke yang lain, komponen pertama yang harus diperiksa adalah tabung CRT nya dulu. Kalau CRT sudah diyakinkan tidak ada masalah baru melangkah kebagian lain, dan cara memeriksa apakah tabung CRT masih bagus atau tidak adalah dengan cara berikut:
  • Pastikan TV dalam keadaan mati (Tidak tersambung ke sumber listrik).
  • Lepas solderan soket bagian kaki RGB nya.
  • Setelah lepas silahkan nyalakan televisi.
  • Dalam keadaan menyala ukur kaki RGB nya satu persatu.
  • Pastikan semua kaki RGB masih mengeluarkan tegangan yang sama atau paling tidak hanya selisih 5-20% saja.

Misalnya kaki R mengeluarkan tegangan 100 volt, kaki G mengelurkan tegangan 95 volt dan kaki B mengeluarkan tegangan 80 volt. Maka bisa dipastikan kalau tabung CRT masih bagus atau masih layak pakai. Dan masih bisa diakali dengan cara merestorer CRT atau yang umum disebut tembak CRT.

Tapi kalau tegangan yang keluar dari kaki RGB sudah berbeda jauh atau bahkan sudah ada salah satu kaki yang tidakmngeluarkan tegangan sama sekali sesuai dengan warna yang hilang maka bisa dipastikan kalau tabung CRT sudah tidak layak pakai. Sekalipum diakali dengan cara tembak CRT hasilnya tidak akan maksimal.

Baca juga:

2. Periksa bagian Video Amplifier

Rangakain video amplifier pada tv tabung ada dua jenis, ada yang menggunakan IC ada juga yang menggunakan Transistor, yang paling umum biasanya menggunakan transistor.

Langkah-langkah memeriksa rangkaian video amplifier adalah sebagai berikut:
  • Lepas dulu input sinyal RGB yang berasal dari IC warna.
  • Lepas 3 buah resisitor yang terhubung ke kaki trasistor RGB.
  • Ukur ujung resistor dan pastikan semuanya masih mengeluarjan tegangan yang sama, kalau beda atau ada yang tidak mengeluarkan tegangan maka resistor tersebut sudah berubah nilai atau sudah putus.
  • Kalau semua resistor sudah dalam keadaan bagus, ukur kaki kolektor masing-masing kaki kolektor transistor atau IC dalam keadaan resistor sudah terpasang kembali.
  • Pastikan semua kaki kolektor transistor atau IC mengeluarkan tegangan yang sama (karena posisi tidak menerima sinyal warna).
  • Kalau ada tegangan yang beda periksa bagian basis dan emitor dari trasistor yang hasil di kolektornya tersebut berbeda keluaran.

Setelah semua komponen yang berada dibagian video amplifier terukur dengan baik, komponen yang rusak sudah diganti, kita lakukan percobaan apakah masalah sudah teratasi atau belum dengan cara menyambungkan kembali kaki input RGB.

3. Periksa rangkaian osilator dan driver RGB

Dalam hal ini kita harus lebih teliti, karena ada jenis televisi yang langsung menghubungkan output osilator RGB ke rangakaian video amplifier, ada juga yang melalui beberapa rangkaian seperti rangkaian mute video yang biasa digunakan oleh tv polytron.

Tahap-tahap memeriksa rangkaian osilator dan driver RGB adalah sebagai berikut:
  • Ukur semua kaki output RGB yang terhubung ke kaki input RGB.
  • Pastikan semua tegangan menunjukan ukuran keluaran yang sama, atau paling tidak selisih 5% saja.
  • Kalau ada yang beda atau ada yang kosong sama sekali, lepas satu-persatu komponen yang terhubung dengan kaki yang menunjukan kalainan tersebut. Biasanya ada yang menggunakan transistor sebagai saklar mute, ada yang menggunakan dioda untuk menjaga arus balik berlebihan yang diakibatkan oleh kerusakan rangkaian video amplifier, kapasitor-kapasitor dan resitor untuk filter dan lain-lain.
  • Kalau semua sudah terukur dan tidak ditemukan kerusakaan, berarti yang rusak memang IC osilator RGB nya.

Nah dari tiga cara yang sudah saya jelaskan diatas bisa diambil kesimpulan, kalau langkah atau cara yang baik dalam memeriksa kerusakan RGB harus dimulai dari tabung CRT dulu. Setelah yakin kalau tabung CRT dalam keadaan baik baru memeriksa bagian amplifier dan berlanjut kebagian osilator.

Demikianlah tips yang bisa saya sampaikan tentang cara mencari dan menemukan kerusakan seputar rangkaian RGB TV tabung. Kurang lebihnya saya mohon maaf dan semoga artikel ini bermanfaat.

Baca juga: Cara mengatur setingan RGB pesawat televisi.

Silahkan berkomentar yang bijak dan sopan dengan tidak menyisipkan link aktip. Terima Kasih.
EmoticonEmoticon