Thursday, January 04, 2018

Cara Merubah Port SSH Dropbear di VPS Debian

Tags
Jumpa lagi di artikel seputar pembahasan VPS dan SSH, pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan cara merubah port SSH dropbear di VPS debian, karena terkadang untuk keperluan tertentu kita sebagai pemilik VPS harus merubah port sesuai dengan port yang dibutuhkan, seperti beberapa hari kebelakang saya membahas tentang cara install dan seting VPS untuk SSH agar suport SSL di port 443, dimana untuk menjalankan SSL SSH agar berjalan di port 443 maka kita harus merubah dulu port default dropbear dari 443 ke port yang belum digunakan.
Artikel Terkait: Cara install dan seting VPS untuk SSH agar support SSL.

Apabila Anda membeli VPS dari penjual yang langsuung menyediakan script auto installer, maka biasanya untuk port yang terinstal akan sebagai berikut:
  • SSH Dropbear menggunakan port 443
  • Open SSH menggunakan port 22
  • OpenVPN menggunakan port 1194
  • Squid proxy menggunakan port 80, 8080.

Dan untuk merubah port yang sudah terinstal secara otomatis kita harus merubahnya secara manual, berbeda kalau kita menginstall VPS menggunakan script manual, maka untuk pilihan port bisa kita sesuaikan langsung pada saat penginstalan.

Cara Merubah Port SSH Dropbear di VPS Debian

Cara Merubah Port SSH Dropbear di VPS Debian

  1. Pertama-tama silahkan login ke VPS masing-masing menggunakan teminal Putty, bisa dilakukan dengan komputer atau perangkat Android.
  2. Pada putty ketik perintah: nano /etc/default/dropbear apabila terjadi eror berarti VPS Anda belum terinstal nano, untuk mengatasinya silahkan install dulu nano dengan cara ketik: apt-get -y install nano.
  3. Apabila sudah selesai menginstall nano silahkan ketikan lagi perintah: nano /etc/default/dropbear dan kalau berhasil akan nampak pada terminal putty tulisan sebagai berikut:
# disabled because OpenSSH is installed
# change to NO_START=0 to enable Dropbear
NO_START=0
# the TCP port that Dropbear listens on
DROPBEAR_PORT=443
# any additional arguments for Dropbear
DROPBEAR_EXTRA_ARGS="-p 109 -p 110"
# specify an optional banner file containing a message to be
# sent to clients before they connect, such as "/etc/issue.net"
DROPBEAR_BANNER=""
# RSA hostkey file (default: /etc/dropbear/dropbear_rsa_host_key)
#DROPBEAR_RSAKEY="/etc/dropbear/dropbear_rsa_host_key"
# DSS hostkey file (default: /etc/dropbear/dropbear_dss_host_key)
#DROPBEAR_DSSKEY="/etc/dropbear/dropbear_dss_host_key"

Selanjutnya silahkan rubah port 443 dengan port yang Anda inginkan, dengan catatan harus menggunakan port yang tidak atau belum digunakan oleh apikasi lain.

Setelah selesai merubah port, untuk menyimpan pengaturan silahkan tekan CTRL + X lalu Y dan kemudian ENTER. dan jangan lupa untuk merestart SSH dropbearnya dengan cara mengetik perintah: /etc/init.d/dropbear restart.

Untuk memastikan apakah port drobear sudah berjalan atau belum dengan port yang Anda tentutak tadi, silahkan ketikan lagi perintah: netstat -ntulp | grep dropbear. Pastikan Anda tidak melihat port yang tadi diganti dan pastikan Anda melihat port yang tadi Anda tentukan.

Nah mudah bukan? itulah cara merubah atau mengganti port default SSH Dropbear di VPS debian. Sekian dan semoga bermanfaat.

Silahkan berkomentar yang bijak dan sopan dengan tidak menyisipkan link aktip. Terima Kasih.
EmoticonEmoticon