Kerusakan umum TV POLYTRON dan Digitec

Kerusakan umum TV POLYTRON dan Digitec - Seperti yang kita ketahui bersama kalau Polytron dan Digitec ini walau beda merk tapi masih satu perusahaan juga. Dari jenis mesin yang digunakan, jenis komponen, secara keseluruhan hampir 100% sama. Yang beda hanya pengisian firmware saja untuk membedakan tampilan atau logo.

Kerusakan umum TV POLYTRON dan Digitec

Artikel ini dirangkum dari berbagai sumber serta pengalaman pribadi. Kerusakan yang paling umum untuk TV Polytron dan Digitec adalah sebagai berikut:

1. TV Polytron dan Digitec mati total

Yang dimaksud dengan mati total disini adalah ketika TV disambungkan ke arus listrik dan lampu indikator tidak menyala sama sekali. Maka sering disebut oleh sipemilik televisi maupun oleh sebagian teknisi mati total.

Lalu apa yang bisa menyebabkan TV Polytron/Digitec mati total? Bisa terjadi karena dua hal, yaitu:
  1. Power suplay regulator tidak bekerja karena ada komponen yang rusak.
  2. Ada hubungan singkat (short) dibagian skunder regulator.

Ketika kita dihadapkan dengan TV Polytron/Digitec yang mati total, otak kita pun harus fokus curiga  pada dua hal diatas.

Apakah memang power suplaynya tidak bekerja, atau ada yang konslet diluar regulator. Seperti transistor horisontal konslet, dioda penyearah konslet, Flyback konslet dan lain sebagainya yang jelas akan memuat power suplay regulator terhambat untuk mengeluarkan tegangan.

Dan tentunya untuk pemula dalam memastikan kerusakan ada dibagian mana harus melakukan beberapa pengecekan.

Disini saya akan memberikan sedikit gambaran bagaimana cara mengecek bagian-bagian yang bisa menyebabkan TV mati total.

Langkah 1: Ukur bagian output regulator. Dalam keadaan TV mati silahkan ukur masing-masing output regulator menggunakan multimeter skala x1 dari titik output ke ground. Seperti titik tegangan 115 volt, titik tegangan 38 atau 50 volt, tegangan 14 negatif, tegangan 14 volt positif, tegangan 12 volt.

Apakah salahsatunya ada yang terhubung singkat atau tidak?

Kalau ada, maka telusuri komponen apa yang terhubung singkat tersebut lalu lepas dan ganti dengan yang masih bagus lalu coba nyalakan TV.

Dalam beberapa kasus yang pernah saya tangani, yang paling sering membuat TV Polytron/Digitec mati total adalah karena shortnya transistor horisontal, shortnya flyback dan shortnya IC audio.

Karena tiga komponen tersebut terhubung langsung dengan tegangan output dari regulator. Sudah pasti kalau salahsatunya konslet maka regulator jadi cut off dan tidak ada lagi arus yang keluar kebagian manapun.

Langkah 2: Periksa bagian power suplay regulator. Kalau hasil pengukuran tidak ditemukan adanya komponen yang konslet dibagian output regulator, berarti yang menyebabkan TV mati total adalah bagian regulatornya itu sendiri.

Tidak semua kerusakan power suplay regulator bisa dilihat misalnya dari komponen FET yang pecah, atau dari fuse yang putus. Adakalanya komponen-komponen kecil seperti resistor, transistor dan dioda zener rusak mengakibatkan power suplay tidak bekerja.

Cara memperbaiki bagian power suplay regulator TV Polytron dan digitec agar lebih mudah menemukan letak kerusakannya ada dimana silahkan simak panduan singkat dibawah ini:
  • Lepas dulu FET lalu ukur apakah masih bagus atau tidak.
  • Lepas semua transistor yang terdiri dari 3 buah transistor, ada transistor A1015, ada transistor C1815, ada transistor C945. Ukur satu persatu barangkali ada salahsatu yang rusak.
  • Ukur semua dioda zener siapa tau ada yang terhubung singkat atau konslet.
  • Ukur semua resistor dalam keadaan tidak ada komponen aktif terpasang agar mudah mengukurnya tanpa harus melepasnya.
  • Pastikan tegangan 308 volt pada elko 100-220 uf 400-450 volt ada.
  • Pastikan resistor 2 watt tidak ada yang putus.
  • Pastikan pada kaki Gate FET sebelum dipasang FET ada tegangan antara 4-5 volt DC.
  • Periksa juga komponen optocoupler dan IC TL431 nya.
  • Periksa juga resistor-resistor yang ada disekitar optocoupler dan TL431nya.

Kalau semua komponen diperiksa dengan teliti maka akan dengan sangat mudah menemukan titik kerusakannya.

Memang dengan mengikuti metode diatas terkesan sangat ribet. Namun itu lebih baik daripada nantinya ketika FET dipasang malah rusak lagi.

Baca Juga: FET Polytron Jebol Pasang Baru Jebol Lagi.

Semua langkah diatas adalah untuk memperbaiki kerusakan TV Polytron dan Digitec yang terindikasi mati total.

2. TV Polytron dan Digitec mati protek

Perlu diketahui kalau mati total dengan mati protek merupakan dua jenis kerusakan yang jauh berbeda.

Kalau mati total TV tidak hidup sama sekali, kalau mati protek TV mau hidup walau sebentar lalu lampu indikator berkedip atau kembali menyala.

Seperti yang kita ketahui kalau karakter TV Polytron dan Digitec itu ketika standby maka lampu indikator menyala, dan ketika TV start maka lampu indikator padam.

Nah apabila lampu indikator setelah padam yang artinya TV mau start lalu kembali menyala, itu namanya protek.

Sengaja saya jelaskan secara detail agar dipahami oleh para pemula dalam membedakan jenis-jenis kerusakan.

Lalu apa yang bisa menyebabkan TV Polytron dan Digitec mati protek? Berdasarkan pengalaman saya yang menyebabkan TV Polytron dan Digitec mati protek adalah sebagai berikut:
  • Tegangan awal untuk keperluan standby kurang dari semestinya.
  • IC vertikal rusak.
  • Komponen vertikal rusak.
  • Rangkaian ABL rusak.
  • IC Crome atau rangkaiannya bermasalah.
  • IC reset rusak.
  • IC memori rusak.
  • dan masih banyak lagi.

Dan yang paling sering saya temui adalah:
  • Elko 47/63 volt di titik tegangan 38 volt atau 0 volt output regulator kering sehingga tegangan untuk standby 5 volt menjadi sangat kecil.
  • Dioda penyearah tegangan vertikal 12 volt positif atau 12 volt negatif ada yang short atau setengah short.
  • IC vertikal LA78040 atau 78141 rusak.
  • Elko 1 uf 50 volt di area vertikal output untuk pembangkit tegangan 5 volt yang ke kaki IC bagian protek kering.
  • Resistor untuk ABL putus.
  • IC reset yang yang bentuknya seperti transistor kecil rusak.
  • Hilangnya tegangan SCL dan SDA dikaki IC Crome.

Itu yang paling sering, walau ada diantaranya yang rusak bagian komponen-komponen lain yang tentunya baru diperiksa kalau yang biasa rusak tidak ada masalah.

Ada yang bertanya, apakah system protek yang ada pada TV polytron dan digitec bisa dilumpuhkan? atau dengan kata lain system proteknya dimatikan.

Tentu saja bisa, namun konsukuensinya apabila terjadi kerusakan pada bagian-bagian yang diproteksi akan semakin parah.

Untuk lebih jelasnya silahkan baca cara melumpuhkan protek pada TV polytron.

3. TV Polytron dan Digitec gambar melengkung sebelah kiri dan kanan

Nah kerusakan lain yang sering saya temukan pada TV Polytron dan digitec adalah gambar melengkung dibagian kiri dan kanan. Terkadang melengkungnya terlihat terlalu lebar atau kurang penuh.

Kerusakan tersebut disebut dengan kerusakan rangkaian EW atau PIN CUSHION. Dan akan pembaca jumpai hanya pada TV model Slim dan Ultra Slim serta TV berukuran 29" keatas.

Tentu untuk pemula akan bingung, rangkaian EW atau PIN CUSHION itu seperti apa dan letaknya ada dibagian mana?

Rangkaian EW atau rangkaian PIN CUSHION adalah rangkaian yang mengatur dimensi gambar vertikal. Letaknya ada pada bagian output horisontal.

Komponen yang biasa rusak pada rangkaian EW atau PIN CUSHION berdasarkan pengalaman saya adalah sebagai berikut:
  • Dioda DMV1500 koslet dari tegah ke groud.
  • Kapasitor 33 nano putus
  • Kapasitor 470 nano putus.
  • Transistor D313 konslet.
  • Dioda IN4148 dikaki transistor D313 konslet.

Itu baru bagian dasarnya saja, masih ada kemungkinan komponen lain yang masih satu group dengan rangkaian EW atau PIN CUSHION rusak.

4. Tegangan power suplay regulator over

Tidak sedikit kasus yang pernah saya tangani TV Polytron yang tegangan output regulatornya over atau naik. Dan celakanya karena rangkaian pada mesin TV Polytron tidak dilengkapi dengan proteksi kalau terjadi lonjakan tegangan, maka beberapa komponen lain ikut jadi korban.

Nah kalau sobat menemukan kerusakan TV Polytron yang tegangan output regulatornya over, saya informasikan kalau kerusakan bukan berada dibagian primer regulator. Melainkan ada dibagian skunder regulator dan tepatnya ada pada rangkaian regulasi.

Mungkin ada sobat yang belum paham dengan rangkaian regulasi pada pesawat TV. Rangkaian regulasi adalah rangkaian yang dirancang untuk menetapkan tegangan output power suplay regulator.

Apabila beban pada output regulator naik maka system dari rangkaian regulasi akan menekan kinerja power suplay supaya menambah tegangan.

Celakanya kalau rangkaian regulasi tidak bekerja maka tegangan jadi tidak terkontrol dan akan naik sampai berkali-kali lipat.

Untuk lebih jelasnya mengenai rangkaian regulasi pada TV Polytron bia sobat lihat pada gambar dibawah ini:

Rangkaian Regulasi TV Polytron

5. IC Vertikal jebol terus

Pasti banyak pembaca yang pernah punya pengalaman mengganti IC Vertikal dan langsung jebol lagi. Nah menurut pengalaman saya penyebabnya adalah karena tegangan untuk IC Vertikal naik dari yang seharusnya.

Yang menyebabkan tegangan untuk IC Vertikal naik adalah karena rusaknya lilitan dalam FBT untuk suplay tegangan Vertikal.

Seperti yang kita ketahui kalau tegangan untuk IC vertikal yang digunakan oleh TV Polytron LA78040, LA78141, STV9302 dan STV9325 adalah antara 12volt CT dan maksimalnya 17 volt CT.

Karena FBT rusak maka tegangan tersebut bisa naik sampai puluhan bahkan ratusan volt. Untuk mengatasinya bisa dengan mengganti FBT atau membuat tegangan baru dengan membuat lilitan di batang ferit FBT pengganti tegangan aslinya.

Jumlah lilitan untuk tegangan 12 volt CT sekitar 3 sampai 4 lilit x 2. Jangan dulu dikasih lebih, cukup 3 sampai 4 lilitan dulu dan kalau masih kurang bisa ditambah per satu lilitan sampai mendapatkan hasil tegangan yang pas.

Baca juga: Polytron Ultra Slim PS 52UV81 IC Vertikal Jebol Terus.

6. Suara membesar dan mengecil sendiri seiring kontras gambar

Kerusakan audio atau suara yang membesar dan mengecil sendiri disetai cacat ngorok setiap ada perubahan kontras gambar disebabkan oleh rusaknya rangkaian Mute audio.

Untuk memperbaikinya cukup ganti jugfet atau transistor kecil yang di body transistor tersebut tertulis C103 atau C114 dan lain sebagainya yang terhubung dengan input IC audio.

Atau kalau transistor sejenis itu susah dicari, alternatifnya adalah dengan membuang transistor tersebut tidak usah digunakan. Kerugian kalau rangkaian Audio Mute tidak menggunakan transistor tersebut adalah ketika TV pertama kali dinyalakan dan ketika perpindahan chanel aakan terdengan suara dug.

Saya rasa itu bukan masalah besar, dan mungkin kalau sipemilik TV tidak begitu memperhatikan tidak akan menyadari kekurangan tersebut.

7. Suara normal tapi gambar atau layar gelap

Nah ini kebalikan dari kerusakan audio. Biasanya kalau TV Polytron atau Digitec mengalami kerusakan dengan gejala suara normal tapi layar gelap, kerusakannya ada dibagian RGB sampai croma.

Saya pastikan bukan dari rangkaian horisontal maupun dari rangkaian vertikal. Banyak ditemukan kerusakan ada pada komponen transistor yang bekerja sebagai saklar V-MUTE. Atau bisa juga karena tegangan untuk rangkaian V-MUTE tidak ada.

Silahkan periksa seputar rangkaian RGB, V-MUTE sampai output RGB dari croma. Komponen-komponen kecil seperti resistor dan dioda zener yang ada pada rangkaian V-MUTE jangan lupa untuk ikut diperiksa juga.

Untuk lebih rinci mengenai masalah ini, silahkan baca: TV Polytron Layar Gelap (Blank) Suara Ada.

8. TV Polytron warna gambar belang seperti pelangi

Kerusakan seperti ini dikarenakan rangkaian degausing tidak bekerja komponen intinya rusak. Untuk komponen inti rangkaian degausing yang saya maksud adalah komponen PTC yang berada dibagian regulator.

PTC tersebut bekerja sebagai penghubung arus listrik sementara ke lilitan degaus yang melingkar pada tabung CRT.

Ketika lilitan diberi arus listrik otomatis akan membentuk magnet yang berfungsi untuk menghilangkan warna acak-acakan akibat elektron-elektron yang berada didalam tabung CRT tidak tersusun dengan baik.

Untuk ukuran atau nilai dari PTC bisa menggunakan ukuran antara 12 ohm sampai 27 ohm.

Sebenarnya masih banyak lagi kerusakan-kerusakan umum yang biasa terjadi pada TV Polytron dan Digitec. Pada artikel selanjutnya akan terus saya update setiap kali saya menemukan jenis kerusakan yang berbeda.

7 Komentar untuk judul "Kerusakan umum TV POLYTRON dan Digitec"

  1. thanks for sharing, goodluck

    BalasHapus
  2. mantap kang, sangat membantu, oh iya saya butuh komponen dioda pin chusion kira2 dimana ya yang jual

    BalasHapus
  3. Tv sayaa pokytron minimax. Ketika di clokin ke listrik mcb langsung turun. Kira kerusakannya apa saja yang harus di cek. Terimakaaih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dioda penyearah dibagian regulator, bisa FET nya mas.

      Hapus
  4. Tv led saya susah on nya apa penyebabnya terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Periksa elko-elko diseputaran rangkaian regulator mas, kemungkina sudah kering sehingga tegangan menjadi kurang dari yang seharusnya..

      Hapus