Kerusakan umum TV SHARP

Kerusakan umum TV SHARP - Sharp adalah TV yang terkenal dengan system keamanan sirkuit yaitu protect. Dimana apabila terjadi kerusakan pada salah satu rangkaian system protectnya ini akan bekerja mematikan system kerja regulator, atau tegangan regulator akan mengecil sehingga tidak akan terjadi kerusakan yang lebih parah.

Untuk masalah protect ini bisa dibilang gampang-gampang susah dalam menanganinya, hanya teknisi yang sudah berpengalam saja yang bisa denga mudah menemukan penyebab protectnya TV sharp tersebut.

Kerusakan umum TV SHARP


Karena kerusakan umum yang biasa terjadi pada TV merk Sharp adalah protect yang merupakan masalah utama bagi para teknisi pemula, maka artikel ini akan saya fokuskan pada apa penyebab protect dari TV sharp.

Ada beberapa penyebab protect pada TV Sharp yang diantaranya:
  • Kurangnya tegangan Regulator dari yang semestinya di perlukan oleh FBT.
  • Rusaknya FBT yang mempengaruhi output Regulator.
  • Kerusakan Sirkuit Vertikal.
  • Kerusakan Output Video Amplifier (180v).
  • EPROM ERROR.
  • TV mati setelah beberapa menit.

1. Tegangan regulator kurang dari semestinya

Apabila tegangan regulator kurang dari semestinya maka akan menyebabkan TV sharp protect, berbeda dengan TV yang tidak menerapkan system protect pada regulator. TV akan tetap menyala tapi menunjukan layar tidak penuh secara keseluruhan
Nah apabila sobat menemukan masalah seperti itu cara mengatasinya sebagai berikut:
  • Cek komponen optocoupler yang umum 817.
  • Cek komponen pembatas tegangan biasanya menggunakan IC type SE 110, SE115, SE120, SE 130, SE 140 atau ada juga yang menggunakan ic 431, coba ganti dengan yang baru, kalau masih tetap, coba periksa komponen pendukung lainnya seperti resistor dan kapasitor juga transistor.

Untuk mengetahui komponen pendukung dalam satu sirkuit bisa di lihat dari komponen intinya, misalnya tv tersebut untuk pembatas regulator menggunakan SE 120, di PCB (Piranti Circuit Board) akan tertulis kode misalnya IC 401, nah setiap komponen yang di PCB nya tertulis dengan awalan 4 berarti itu komponen pendukung yang membatasi tegangan.

kalau semua komponen sudah terukur dengan baik dan TV tetap pada masalah yang sama, kemungkinan rusaknya Rangkain standby bahkan bisa jadi kerusakan terdapat pada IC Utama nya yang sering di sebut oleh Tekhnisi IC PROGRAM.

2. Rusak FBT

FBT atau Flyback rusak akan mengakibatkan TV Sharp prorect. Karena ada beberapa komponen yang mengambil tegangan dari FBT dan apabila FBT rusak akan memberikan sinyal error kepada program, sehingga program akan mengaktifkan system protectnya.

Untuk memastikan apakah memang benar FBT rusak atau tidak, silahkan ikuti petunjuk dibawah ini:
  • Ukur Tegangan Output Regulator sebelum dan sesudah TV START, Kalau tegangan mengalami penurunan apalagi di sertai suara mendenging di sirkuit Regulator, bisa di pastikan Kalau FBT rusak.
  • Cabut beban Output FBT, kalau Tegangan tetap mengalami penurunan ketika START, bisa di pastikan FBT rusak, Kalau belum yakin coba saja ganti dengan FBT yang baru.

3. Kerusakan Sirkuit Vertikal

Kalau sobat sudah lama malang melintang menangani kerusakan umum dari TV Sharp, justru inti protect sharp ini adanya di sirkuit vertikal. Ketika sirkuit vertikal bermasalah sudah yakin 100% kalau TV akan protect.
Nah untuk memastikan sirkuit vertikal rusak atau tidak silahkan ikuti petunjuk dibawah ini:
  • Ukur tegangan Output fbt untuk vertikal, Umumnya fbt akan memberi suplay tegangan untuk Sirkuit Vertikal antara 24-27 volt untuk type IC 78040, 78041, 7840, 7841, 8403 dan IC sejenis nya, ada juga yang menggunakan tegangan 42-45 volt.
  • Apabila tegangan mengalami penurunan dari yang semesti silahkan periksa dioda penyearah dan elko regulator vertikal, kalau di ukur masih baik, bisa di pastikan ic vertikal tersebut rusak (Putus atau Konslet).
  • Periksa elko2 dan restistor seputar sirkuit vertikal, untuk mengetahui komponen yang berhubungan dengan vertikal bisa di lihat dari kode PCB untuk IC VERTIKAL nya, misalnya IC vertikal tersebut menggunakan kode PCB 601, berarti semua komponen yg memiliki kode dengan awalan angka 5 itu Komponen pendukung Sirkuit VERTIKAL.


4. Kurangnya tegangan output video amplifier 180-200 volt

Selain pada sirkuit vertikal, sensor protect tv sharp ada juga dibagian video amplifier. Maksudnya sangat masuk akal, apabila terjadi kerusakan pada tabung atau transistor atau IC RGB maka bisa berakibat terbakarnya komponen diseputaran RGB.

Dengan menerapkan system protect dirangkaian video amplifier maka kerusakan parah diseputaran RGB bisa dihindari. Namun sayangnya ketika tegangan video amplifier kurang dari semestinya yang diakibatkan rendahnya tegangan input itu sendiri, system tetap akan mengaktifkan protect. Padahal secara logika kalau hanya kurang sedikit ya masih normal-normal saja.

Nah apabila beberapa rangkaian sudah diperiksa dan tidak ada kelainan, coba periksa tegangan video amplifier. Apabila tegangan tidak sesuai dengan kebutuhan rangkaian video amplifier, silahkan ikuti petunjuk cara memperbaikinya dibawah ini:
  • Ganti elko 10,22,33uf/250 volt kalau tv masih protect kemungkinan kerusakan pada rangkaian protect yang mengambil suplay bias dari output video amplifier.
  • Cabut transistor dekat sirkuit video amplifier biasanya menggunakan transistor C1815 untuk melumpuhkan system protect pada rangkaian video amplifier apabila dianggap terlalu sensitif.

5. Kerusakan pada ic memori (EPROM)

IC Memori atau EPPROM merupakan otak utama dari semua jenis TV bukan TV Sharp saja. Ketika nilai standart yang seharusnya bekerja mengoperasikan semua rangkaian pada TV berubah atau error. Maka sekalipun tidak ada rangakain yang bermasalah akan menyebabkan TV menjadi protect

Untuk mengatasi masalah protect yang diakibatkan oleh rusak atau errornya IC memori, silahkan ikuti petunjuk dibawah ini:
  • Seting ulang sesuaikan dengan data pabrik dari type tv itu sendiri.
  • Ganti IC Memori (EPROM). cara menggantinya, pastikan tv sudah dalam keadaan mati tidak terpasang di tegangan Listrik, gabungkan kaki servis mode yang ada pada tv sharp tersebut.
  • Lalu nyalakan TV, tunggu sampai tv benar2 menyala, proses ini akan menyeting secara otomatis data ic memori, setelah tv menyala, silahkan matikan televisi lalu copot kaki servis mode dan coba nyalakan kembali, Kalau proses berjalan dengan baik maka tv akan menyala dengan sempurna.

6. Ketika dinyalakan tv hidup tapi setelah beberapa menit tv mati

Masalah yang keenam ini tergolong masalah yang paling menjengkelkan, karena terkadang sipemilik TV suka menganggap mudah, dengan alasan TV bisa nyala, hanya saja setelah beberapa lama mati sendiri. Dan bahkan sering kejadian kalau setelah hidup mati seperti itu besoknya TV kembali bisa menyala dalam waktu lama padahal belum diservis.

Nah kalau sobat menemukan gejala kerusakan TV sharp dengan gejala tv bisa hidup namun mati sendiri setelah beberapa menit, solusinya ganti saja STR nya maka bisa dipastikan TV akan normal lagi seperti sediakala.

Cukup sekian dulu pembahasan mengenai kerusakan umum yang biasa terjadi pada TV Sharp serta langkah-langkah tepat untuk memperbaikinya.

Baca Juga: Titik-titik protect pada TV Sharp dan cara mengatasinya.
Klik disini untuk membuka komentar

No comments

Silahkan berkomentar yang bijak dan sopan dengan tidak menyisipkan link aktip. Terima Kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER