Rabu, November 01, 2017

Dampak buruk akibat artikel blog di Copy Paste

Advertisement

Dampak buruk akibat artikel blog di Copy Paste - Sekilas kalau diperhatikan kegiatan copy paste artikel yang ada di blog kita oleh orang-orang yang tidak punya etika dan moral kelihatannya hal yang biasa-biasa saja, bahkan kebanyakan orang termasuk saya lebih percaya kalau Google dan mesin telusurnya akan bisa membedakan mana konten asli dan mana konten palsu.

Namun rupannya sistem Google masih sangat jauh dari yang disebut mesin telusur yang baik yang menciptakan lingkungan bersih dari konten-konten bajakan, dan pada akhirnya kalau kegiatan copy paste tetap kita biarkan, kita sendiri yang rugi, karena akan terkena dampak buruk akibat artikel atau konten blog di copy paste.

Ini berdasarkan pengalaman yang beberapa kali saya alami, ketika artikel-artikel kita sudah tersebar di puluhan bahkan ratusan blog copas, ketika ada situs blog lain yang membuat konten tandingan, maka akan sangat mudah menggeser posisi konten kita dari halaman pertama Google.

Dan yang lebih lucunya lagi, sangat sering terjadi ketika kita mengecek kata kunci, bukannya konten asli dari blog kita yang dimunculkan oleh Google, tapi justru konten duplikatlah yang lebih sering mendominasi halaman utama mesin pencari.

Dan ada yang lebih mengherankan lagi, terkadang kalau kita melaporkan blog-blog copas ke Google DMCA, dari 10 pengajuan terkadang ada 1 atau 2 pengajuan yang ditolak, dengan alasan informasi kurang lengkaplah inilah itulah, tapi kalau kita ulang lagi pengajuan tanpa merubah informasi apapun jadi di terima.

Jadi sebaiknya mulai saat ini saya serukan kepada para webmaster pencipta konten original, jangan terlalu percaya kepada pernyataan Google yang katanya akan memfilter konten-konten palsu dan konten-konten duplikat, justru pada kenyataannya, baik konten asli atau duplikat akan disamakan, disingkirkan dari mesin indeks Google.

Kalau anda menemukan pencurian konten terhadap blog kita, segera laporkan, jangan nunggu lama, jangan berharap lebih pada sistem Google.

Dampak buruk akibat artikel blog di Copy Paste

Dampak buruk akibat artikel blog di Copy Paste

Disini saya akan menjelaskan 2 dampak terburuk akibat konten atau artikel dicuri dan di copy paste habis-habisan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab berdasarkan pengalaman nyata saya.

1. Trafik organik menurun tajam

Menurunnya trafik organik yang diakibatkan oleh blog copas sudah beberapa kali saya rasakan sediri pada blog saya ini. Sebenarnya blog www.flyin-dvb.com ini pernah merasakan puncak kejayaan yang luar biasa kalau menurut saya, dengan 126 artikel original waktu itu dan karena hampir semua judul artikel berada di halaman pertama google, otomatis trafik organik ke blog saya sangatlah banyak.

Padahal cara saya menulis hampir tidak menggunakan teknik SEO, karena saya bukan seorang yang ahli dibidang SEO, saya hanya nulis apa adanya berdasarkan pengalaman saya pribadi, baik itu pengalaman saya sebagai tukang servis elektronik, juga pengalaman saya ketika mengembangkan blog ini semuanya saya tulis seadanya saja.

Mungkin diantara pembaca tidak akan percaya kalau mendengar cerita bagaimana cara saya menulis artikel untuk blog ini. Terkadang sambil mereparasi peralatan elektronik yang rusak pun, tangan saya tidak bisa lepas dari HP, saya nyervis sambil membuat artikel, saking inginnya blog saya ini kaya akan konten-konten asli yang diharapkan bermanfaat bagi pembacanya.

Dan alhamdulillah usaha keras saya membuah hasil yang sangat membanggakan, waktu itu rank alexa blog saya menembus angka 200.000, sungguh sangat bagus kalau menurut saya, dalam kurun waktu 5 bulan sejak blog ini menggunakan TLD bisa mencapai angka alexa seramping itu.

Singkat cerita pada bulan september 2016 saya mulai merasa ada keanehan, yaitu trafik organik perlahan-lahan mulai turun, sampai pada puncaknya yaitu di bulan januari 2017 trafik organik blog saya hampir habis.

Berikut data statistik yang saya ambil dari alexa untuk blog saya

Penurunan trafik blog flyin dvb

Saya merasa aneh, ada apa sebenarnya ini, apakah blog saya terkena sanbox? atau memang karena kata kunci yang saya gunakan sudah tidak dicari lagi oleh calon pengunjung?. Karena kebodohan saya cuma bisa bingung.

Lalu saya iseng-iseng mengetik salah satu kata kunci yang biasa mendatangkan pengunjung organik ke blog saya di pencarian google, ketika saya enter alangkah terkejutnya saya, ternyata halaman pertama mesin pencarian google ketika saya mengecek kata kunci sudah di isi oleh blog-blog copas dan blog-blog re-write.

Kalau blog copas berarti yang dengan sengaja mencopy paste secara utuh dari mulai judul, gambar dan semua isi postingan, kalau blog re-write terkadang hanya mengambil judul saja yang sengaja di samarkan, mengambil isi lalu di edit ulang supaya tidak sama 100%.

Ah pokoknya tindakan-tindakan semacam itulah yang menghancurkan refutasi blog saya di mesin pencari, karena secara otomatis sudah membuat artikel-artikel saya tidak memiliki nilai unik lagi, karena sudah duplikat dimana-mana.

Saat itu juga saya mencoba mencari cara untuk melaporkan blog-blog copas itu ke google DMCA, dan dari beberapa blog ternama saya mendapatkan cara. Lalu saya coba melaporkan 1 artikel yang berada di satu blog, alhamdulillah pengajuan keberatan saya akan artikel yang dicopas dikabulkan oleh pihak DMCA.

Namun untuk menunggu keputusan google DMCA membutuhkan waktu sampai 5 hari. Bisa anda bayangkan 126 artikel berada di puluhan blog, kalau 1 artikel harus nunggu 5 hari berarti untuk 1 blog saja saya harus sabar menunggu 756 hari. Ini ada sekitar 27 blog waktu itu yang copas artikel saya.

Jangan diketawain, saya emang bodoh, dasar pendidikan saya cuma SD, belajar ngeblog juga karena hidup saya banyak kekurangan, pasti anda bisa lihat dari bagaimana cara saya menulis, bahasa indonesia saya ancur karena dasar pendidikan saya yang rendah. Tapi saya ingin membahagiakan keluarga saya, ditambah saya punya anak yang nyawanya harus selalu di sambung oleh obat.

Kalau saya gak maksimal dalam upaya menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup saya, maka saya merasa malu di hadapan alloh karena lalai dalam mengemban amanah, yaitu anak dan istri atau keluarga.

Oke lanjut... Karena saya pikir kalau saya mencoba mengembalikan trafik organik blog saya dengan cara melaporkan blog copas ke Google DMCA, maka saya butuh waktu yang sangat lama, akhirnya saya memutuskan untuk mengalah, lebih baik saya edit saja semua artikel yang sudah terlanjur di copas agar tidak ada duplikat, dengan begitu saya berharap bisa mengembalikan lagi refutasi baik blog saya dan bisa lagi mendapatkan trafik organik seperti sebelumnya.

Maka perlahan-lahan saya edit satu persatu artikel saya sambil sesekali membuat artikel baru, alhamdulillah perlahan-lahan juga trafik blog saya mulai membaik, walau belum sanggup mengejar prestasi sebelum hancur oleh blog copas tapi saya sudah sangat senang.

2. BPK Adsense dari blog saya jadi kecil

Dampak kedua yang saya rasakan akibat artikel-artikel di copas habis-habisan itu BPK adsense yang saya terima kalau ada yang mengklik iklan di blog saya jadi kecil. Saya sangat sadar, karena pada dasarnya iklan Google Adsense harus ditempatkan di situs yang kaya akan konten unik dan berguna bagi pembacanya.

Nah oleh karena blog saya sudah tidak memiliki nilai unik, yang diakibatkan duplikat konten dimana-mana, saya sangat sadar dan wajar kalau blog atau situs yang sudah tidak memiliki nilai unik pada setiap kontennya akan murah juga harga jualnya, makanya berbagai upaya saya lakukan seperti yang saya terangkan diatas yaitu dengan mengedit lagi semua artikel agar kembali memiliki nilai unik.

Dan setelah berbagai upaya saya lakukan untuk membenahi konten-konten yang ada di blog saya, alhamdulillah lambat laun baik trafik organik maupun BPK adsense kembali membaik.

Namun rupanya derita saya tidak berhenti sampai disitu, karena beberapa hari kemarin tepatnya bulan juni 2017, saya kembali merasakan adanya penurunan trafik organik, bahkan 2 kali lebih hebat dari pengalaman yang pertama, sampai-sampai untuk mempertahankan trafik blog saya, saya harus berjibaku membuat konten-konten baru yang sedang viral, itupun untuk mendapatkan trafik harus saya bantu dengan menshare artikel saya ke beberapa media sosial.

Artikel Terkait: Cara melaporkan blog copas ke Google DMCA.

Nah itulah dampak buruk akibat konten atau artikel blog di copy paste berdasarkan pengalaman nyata yang sudah beberapa kali saya alami.

This Is The Newest Post

Silahkan berkomentar dengan sopan dan tidak meninggalkan link aktip.

Terima Kasih.

EmoticonEmoticon