Sabtu, November 25, 2017

Cara Mengatasi Kerusakan TV Cina Tegangan Over atau Melonjak Naik

Cara mengatasi kerusakan TV Cina tegangan over atau melonjak naik - Sahabat pembaca setia blog Flyin DVB untuk artikel-artikel seputar teknik servis elektronik, sudah lama sekali saya tidak update karena banyak kesibukan yang menyita waktu dan pikiran saya. Kangen rasanya membaca komentar-komentar sahabat khusus penghobi elektronik, dan sudah lama Handphone saya tidak berdering mendapat panggilan dari sahabat yang bertanya seputar kerusakan-kerusakan umum perangkat elektronik.

Sesuai dengan judulnya, kali ini saya akan mengulas tentang penyebab dan cara mengatasi kerusakan TV Cina untuk bagian Power suplay regulator tegangan over atau melonjak naik dari yang semestinya. Yang merupakan gejala umum yang sering terjadi terhadap TV Cina atau mesin TV buatan Cina.

Artkel Terkait: Kerusakan umum TV Cina.

Cara Mengatasi Kerusakan TV Cina Tegangan Over atau Melonjak Naik

Penyebab tegangan over atau melojak naik pada TV Cina

Pada dasarnya yang menyebabkan tegangan over atau naik pada TV Cina karena ada komponen yang putus atau konslet. Atau dengan kata lain karena disebabkan komponen yang seharusnya mendapatkan arus positif menjadi tidak mendapatkan, sehingga kinerja regulatorr menjadi tidak berfungsi, dan akibatnya tegangan menjadi naik.

Daftar komponen regulator yang mengatur besar kecilnya tegangan adalah sebagai berikut:
  • R 47 K
  • R 22 K
  • R 150 K
  • R 100 K
  • R 6,8 K
  • Zener 6,8 - 7,5 Volt ada juga yang menggunakan Zener 9.1 Volt
  • Transistor C 1815
  • Trimpot VR 2,2 K
  • Optocoupler

Cara menemukan penyebab tegangan over atau melonjak naik

Seperti yang saya sebutkan diatas, karena yang menyebabkan tegangan over atau naik pada TV cina adalah adanya komponen yang seharusnya memberi arus posistif menjadi tidak ada atau kurang dari semestinya, bisa karena putus atau berubah ukuran menjadi besar.

Silahkan perhatikan skema regulator TV Cina dbawah ini:

Cara Mengatasi Kerusakan TV Cina Tegangan Over atau Melonjak Naik

Yang saya beri garis merah itu jalur-jalur regulator, dan untuk menemukan komponen yang rusak sesuai dengan keterangan saya diatas, silahkan periksa semua komponen yang terhubung dengan arus posistif yang diambil dari tegangan regulalator B+ 115 Volt.

Berikut penjelasannya:
  • Periksa Optocoupler. Biasanya yang paling umum penyebab tegangan naik karena putusnya optocoupler, kalau ragu lebih baik diganti saja.
  • Periksa R 47 K. Resistor 47 K ini yang harus memberikan arus ke Anoda optocoupler yang dibatasi oleh resistor 22 K. Kalau resistor 47 K putus atau ukurannya berubah menjad besar, maka tegangan regulator akan melonjak naik.
  • Periksa R 150 K. Biasanya untuk ukuran resistor 150 K ini akan menggunakan yang berukuran 2 watt, resitor 150k ini pemberi tegangan kepada transstor C 1815 yang dtentukan oleh dioda zener berukuran antara 6,8 volt sampai 9,1 volt. Kalau resistor 150 K putus akan menyebabkan regulator menjadi naik juga.
  • Periksa dioda Zener. Dioda zener ini berfungsi untuk menentukan ukuran tegangan yang dialirkan oleh resistor 150 K tadi. kalau zener tersebut konslet otomatis tegangan dari resistor 150 K menjadi tersumbat, hal ini juga bisa menyebabkan tegangan regulator menjadi naik, untuk mengganti dioda zener ini bisa menggunakan ukuran 6,8 volt atau 7,5 volt, atau 8,2 volt.
  • Periksa R 100 K. Resistor 100 K berfungsi sebagai pengatur besar kecilnya tegangan akhir yang dikendalikan oleh trimpot 2,2 K. Apabila resistor tersebut putus atau ukurannya membesar bisa menyebabkan tegangan terlalu besar dan tidak bisa dikecilkan oleh trimpot regulator.
  • Periksa transistor C 1815. Nah transistor C 1815 in berfungsi sebaga power amplitudo regulator. apabila transistor C 1815 putus bisa menyebabkan tegangan menjadi naik atau over.

Saya rasa cukup lengkap penjelasan tentang cara mengatasi kerusakan TV Cina tegangan over atau melonjak naik ini. Kalau dirasa ada yang kurang lengkap atau kurang dimengerti, silahkan tanyakan langsung di kolom komentar yang dsediakan. Sekian dan semoga bermanfaat.

Silahkan berkomentar dengan sopan dan tidak meninggalkan link aktip.

Terima Kasih.

EmoticonEmoticon