5 Penyebab artikel tersingkir dari page one mesin telusur

Semua webmaster pasti kecewa kalau artikel yang diandalkan untuk menjaring visitor organik tiba-tiba menghilang dari halaman utama mesin pencari, dan tentu bertanya-tanya, apa sih penyebab artikel bisa tersingkir dari page one mesin telusur? Dan bukan hanya di google, tapi di search engine yang lain juga.

Hal seperti itu terjadi pada beberapa artikel saya, yang sebelumnya sangat mudah di tembak dengan beberapa kata kunci untuk bisa muncul di page one, untungnya saya sangat ingat dan tau apa penyebabnya, jadi agar hal serupa tidak sampai menimpa blog anda, maka perlu anda perhatikan agar jangan melakukan hal-hal sebagai berikut.

5 Penyebab artikel tersingkir dari page one mesin telusur

1. Cek artikel sebelum di publish

Ketika kita selesai membuat sebuah artikel, sangat disarankan untuk memeriksanya lebih dulu sebelum memutuskan untuk mempublikasikannya, seperti pada paragraf awal apakah sudah benar menyisipkan kata kuncinya, pada deskripsi penelusuran sudah benar cara anda menjelaskan deskripsi dari artikel itu.

Kalau sudah yakin benar, maka silahkan di publikasikannya, updatean kita yang pertama itu yang dicatat di indexs search engine, dan kalau isi kontennya memenuhi syarat untuk di tampilkan maka dalam beberapa saat artikel kita akan tampil dihalaman utama mesin telusur, dan akan dilakukan penyortiran oleh google untuk menempatkan posisi artikel kita tersebut, apakah di 5 besar atau 10 besar.

Pengalaman saya, ketika jam pertama artikel kita berada di nomer 3 mesin telusur, beberapa hari kemudian bisa jadi berada di nomer 1, bisa jadi berada di nomer 10.

Kenapa hal seperti itu bisa terjadi? Karena setelah menilai tingkat relevansi dari artikel yang kita tulis maka search engine memutuskan untuk sementara posisi artikel kita berada diposisi sekian.

Baca juga : Cara membuat artikel seo friendly agar semakin banyak trafik organik.

2. Jangan perbaharui artikel ketika sedang masa penyortiran

Kalau dalam waktu seminggu konten kita ketika ditembak dengan beberapa kata kunci tidak mau beranjak ke posisi yang lebih baik, maka terima saja dulu kenyataan yang ada, karena keputusan dari sistem indeks mesin telusur tidak akan pernah ada keputusan terakhir, biarkan dulu sampai mesin telusur mengupdate algoritmanya.

Jangan sesekali merubah isi konten walaupun kita sudah sadar dan tau dimana letak kesalahan dan kekurangannya. Ini sangat penting, karena berdasarkan pengalaman saya ketika mecoba merubah isi konten malah artikel saya berpindah ke posisi yang tidak bagus, dalam artian menurut pengamatan saya, artikel yang dirubah setelah search engine memutuskan posisi awal, maka akan dipindahkan keposisi daftar yang perlu disortir ulang, dan tentunya membutuhkan lagi waktu minimal 1 bulan untuk memutuskan posisi normalnya kembali, itupun kalau tingkat relevansinya tidak kalah oleh konten-konten baru dari situs lain.

3. Jangan submit ulang dalam rentang waktu yang terlalu singkat

Selain merubah isi konten ketika mesin telusur sudah melakukan penilaian tingkat relevansi, melakukan submit ulang ke search console submit url ketika masa penilaian, bisa menyingkirkan artikel kita dari posisi awal, makanya search console akan memastikan apakah tindakan itu bukan dilakukan oleh robot, sebab dinilai sebagai kegiatan negatif yaitu memaksa mesin telusur untuk menampilkan sesuatu yang dianggap kurang relevan.

Akibatnya kalau kita berani melakukan hal seperti itu, maka artikel kita akan di pindahkan lagi keposisi penyortiran, dan akan butuh waktu yang lama juga untuk bisa tampil lagi di posisi yang bagus.

Baca juga : Cara submit artikel ke webmaster tools

4. Jangan share artikel ke medsos lebih dari 1 kali oleh 1 akun

Seperti yang kita semua ketahui, antara media social dengan search engine adalah dua sumber traffik yang bertolak belakang, kalau kita menginginkan posisi terbaik di mesin telusur, kalau bisa jangan sesekali share artikel ke media sosial, dan kalaupun terpaksa harus melakukan hal iti, lakukan cukup sekali saja, dan biarkan orang lain yang melakukan share ulang untuk artikel kita.

Kesalahan yang sering kita lakukan adalah mengadu cepat antara search engine dengan media social, ketika artikel belum masuk ke indeks mesin telusur, sudah lebih dulu mendatangkan traffik yang banyak dari medsos, padahal menurut beberapa pakar, traffik yang datang bukan dari mesin telusur bisa dianggap sebagai traffik yang dibuat-buat, bahkan lebih parahnya lagi bisa dianggap spam.

Sekarang coba kita bayangkan, ketika ketika mesin telusur mau merayapi konten kita, tapi didalamnya dipenuhi oleh spam, kira-kira kejadiannya seperti apa? Jangankan artikel yang belum di indeks, artikel yang sudah nongkrong di page one pun bisa tersingkir bahkan bisa hilang dari search engine.

5. Jangan membiarkan link aktip muncul pada komentar blog

Selain traffik mebludak sesaat dari media sosial, link aktip yang muncul pada komentar diblog juga wajib mendapatkan perhatian yang serius, jangan pernah membiarkan link aktip yang mengarah ke situs-situs yang dianggap melanggar kebijakan webmaater.

Kesimpulannya, selain menulis artikel harus dibarengi dengan cara penulisan yang benar dan melibatkan teknik seo yang sewajarnya, 5 hal diatas yang saya sebutkan tadi harus dijadikan acuan agar artikel kita tidak tersingkir posisinya dari mesin telusur.

Itu saja 5 hal yang bisa menyebabkan artikel kita tersingkir atau menghilang dari page one mesin telusur. Semoga bermanfaat.

Related Post:

3 komentar

Good job mas, analisa yang masuk akal, saya pernag melakukan kesalahan yg telah disebutkan diatas ketika pas waktu ikut kontes SEO, artikel baru dua hari tak publish kemudian tak edit lagi dan submit lagi di webmaster. Yg terjadi bukannya artikel malah membaik di seach engine tapi malah terjungkal.

ya bedasarkan pengalaman pribadi juga mas, sekarang ada sekitar 20 artikel yang posisinya memalukan, hal itu terjadi karena 5 hal diatas tadi

sy baru mengalaminya mas. sy ikuti kontes SEo sdh berada di urutan ke 2, ternyata ke esokan harinya sdh menghilang sampai ke page 7. sy cek dengan teliti trnyata ada saja org yg merasa disaingi dengan berkomentar 404 alias link hidup tp broken link. akhirnya sy aktifkan balik lg mederasi komentarnya.

Silahkan berkomentar dengan sopan dan tidak meninggalkan link aktip.

Terima Kasih.

EmoticonEmoticon