SEO: Search Engine Optimization atau optimisasi mesin pencari

Ketika ada seseorang yang bertanya bagaimana caranya agar situs web atau blog bisa dengan mudah ditemukan dimesin pencari, jawabannya pasti SEO, lalu apa itu SEO? SEO adalah optimisasi mesin pencari atau kalau dalam bahasa inggris disebut Search Engine Optimization yang disingkat menjadi SEO.

SEO menurut wikipedia dalam artikelnya yang berjudul Optimisasi mesin pencari, adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan lewat mesin pencari ke situs web atau blog tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau yang umum disebut dengan algoritme mesin pencari tersebut.

Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web atau blog pada posisi teratas, atau paling tidak bisa muncul dihalaman pertama hasil pencarian berdasarkan dari kata kunci tertentu yang ditargetkan.

Dan otomoatis secara logika, kalau situs web atau blog mampu menempati urutan pertama dimesin pencari, maka bisa berdampak pada peningkatan lalulintas yang menuju situs web nya tersebut, karena peluangnya jauh lebih besar bila dibandingkan dengan situ-situs web yang posisinya berada dihalaman kedua, ketiga dan seterusnya.

SEO memang bukan untung-untungan tapi bisa juga kalau dibilang mengadu untung, SEO ada cara atau metodenya, SEO bisa diukur dan juga SEO itu sifatnya ilmiah bisa dipelajari oleh siapa saja. jadi perlu dipahami oleh semua pengelola blog atau website agar situs web atau blog dan artikelnya mampu bersaing dihalaman terdepan mesin pencari.

Lalu bagaimana caranya agar blog atau website kita bisa menempati halaman pertama dari mesin pencari? caranya tiada lain dan tiada bukan adalah dengan melakukan pengoptimalan situs atau blog terhadap apa yang dibutuhkan oleh mesin pencari dan apa yang dibutuhkan oleh pengguna.

Search Engine Optimization atau optimisasi mesin pencari

#Optimisasi mesin pencari

Seperti yang saya uraikan diatas, metode awal dari SEO (Optomisasi mesin pencari) adalah kita harus memahami apa yang di inginkan oleh mesin pencari dan apa yang di inginkan oleh pengguna mesin pencari, kalau kita sudah memahaminya maka langkah selanjutnya akan jauh lebih mudah dalam melakukan pengoptimalan situs web atau blognya terhadap algoritma mesin pencari.

#Apa yang di butuhkan oleh mesin pencari?

Seiring dengan semakin canggihnya algoritma mesin pencari yang terus memperbaiki kinerjanya dengan tujuan untuk bisa menampilkan informasi-informasi yang relevan, maka yang dibutuhkan oleh mesin pencari itu tiada lain adalah informasi yang benar-benar relevan.

Kalau dulu, hampir semua pemilik sitis web atau blog bisa dengan mudahnya mengelabuhi robot dengan memperbanyak kata kunci meskipun dalam konten atau artikel hampir tidak ada informasi yang relevan, sekarang cara-cara seperti itu sudah tidak berlaku lagi, dan jangan coba-coba melakukan praktek-praktek seperti itu.

#Apa yang dibutuhkan oleh pengguna?

Yang dibutuhkan oleh pengguna tidak ada bedanya dengan yang dibutuhkan oleh mesin pencari, karena sejatinya mesin pencari itu diseting sedemikian rupa untuk bisa membaca keinginan manusia. Maka dari itu dalam setiap memberikan informasi jangan semata-mata ditujukan untuk robot, tapi tujukan untuk pengguna mesin pencari.

Nah sudah mulai jelas kan? keinginan dari mesin pencari dan pengguna adalah sama yaitu konten yang paling relevan dengan apa yang dibutuhkan oleh pengguna, lalu yang menentukan artikel dan situs mana yang akan lebih dulu dimunculkan oleh mesin pencari adalah konten yang relevan yang sekaligus dioptimalkan (Search Engine Optimization).

#Praktek optimisasi mesin pencari

Walau bagaimana pun mesin pencari itu hanyalah sebuah robot yang sudah pasti tidak akan sepintar manusia, namun karena tugasnya adalah menyampaikan pesan yang ada di situs web atau blog kita, maka kita harus bisa memperjelas apa yang terkadung dari isi situs web kita terhadap robot mesin pencari tersebut.

Dengan cara apa? sebenarnya pihak pembuat robot sudah memberikan keterangan yang sangat jelas, yaitu untuk mengarahkan apa yang terkadung dalam isi situs web itu dengan memberikan:
  • Kata kunci yang relevan
  • Deskripsi yang jelas
  • Kandungan isi artikel yang sesuai dengan kata kunci dan deskripsi.
Mungkin untuk beberapa pakar SEO terdahulu, penjelasan diatas tadi akan sedikit berseberangan dengan pengalaman mereka. Karena dalam beberapa waktu kebelakang, praktek SEO optimisasi mesin pencari itu adalah dengan:
  • Kata kunci berdasarkan tingkat persaingan
  • Menyertakan kata kunci pada paragraf pertama
  • Menyertakan kata kunci pada gambar
  • Menyertakan kata kunci pada paragraf akhir
  • Menyertakan kata kunci pada deskripsi penelusuran
Bahkan sebagian pakar SEO masih sering mengandalkan cara-cara seperti mengulang-ulang kata kunci dengan dalih asal jangan lebih dari 5 % tingkat density keywords nya, walaupun isi dari artikelnya sama sekali tidak nyambung, dengan tujuan yang penting bisa bertengger dihalaman pertama mesin pencari.

Namun untuk saat ini, teori dan praktek-praktek seperti itu harus mulai ditinggalkan, karena dengan semakin canggihnya mesin pencari untuk saat ini, cara kerja robot telusur sudah bisa membaca seluruh isi konten atau artikel dan memilih mana yang benar-benar relevan dengan judul dan deskripsinya.

#Kata Kunci itu apa?

Kata kunci itu adalah kalimat umum yang sering digunakan oleh pengguna mesin pencari. Contohnya seseorang sedang mencari cara optimisasi mesin pencari (SEO), kira-kira kalimat apa yang akan dia tulis? Pastinya kata kunci yang digunakan akan yang berhubungan dengan SEO. Agar lebih jelas, dibawah ini beberapa contoh kata kunci yang digunakan oleh seseorang yang sedang mendalami ilmu tentang Blog, SEO dan Adsense.

Kemungkinan kalimat yang akan orang tersebut tulis adalah sebagai berikut:
Dan masih sangat banyak lagi kalimat-kalimat yang kemungkinan besar akan mereka tulis, dan tentunya dari beberapa contoh diatas masing-masing mempunyai tingkat persaingan, makanya dalam ilmu SEO (Search Engine Optimization) kita diharuskan untuk melakukan riset kata kunci atau untuk lebih jelasnya kita lakukan dulu penelitian kalimat mana yang tingkat persaingannya tinggi, sedang, atau rendah.

Setelah ketemu kata kunci yang paling banyak digunakan oleh calon pengunjung, baru kita lakukan optimisasi dari ata kunci tersebut.

#Jenis kata kunci

Seperti yang saya sebutkan diatas, kalau kata kunci itu memiliki tingkat persaingan yang berbeda, dan tentunya dalam praktek optimisasinya nanti memiliki tingkat kesulitan yang berbeda juga. Jenis kata kunci diantaranya:
  • Kata kunci pendek (tingkat persaingan tinggi)
  • Kata kunci sedang (tingkat persaingan sedang)
  • Kata kunci panjang atau yang sering disebut long tail keyword (tingkat persaingannya rendah)

1. Kata kunci pendek

Untuk kata kunci pendek yang tingkat persaingannya tinggi berarti kata kunci itulah yang paling sering digunakan oleh pengguna mesin pencari, dan kalau kita memutuskan akan menggunakan kata kunci yang tingkat persaingannya tinggi tentunya cara optimisasi SEO nya harus benar-benar teliti.

Terkadang kita perlu malakukan pengulangan kata kunci, namun tetap yang paling utama harus bisa memancing robot dengan memberikan isi konten yang panjang dan kaya akan makna, bukan kaya akan kata kunci.

Itulah bedanya SEO (Search Engine Optimization) atau optimisasi mesin pencari sekarang dengan yang dulu. Kita tidak cukup dengan memainkan kata kunci saja, namun tetap harus mampu menyuguhkan isi artikel yang bisa meyakinkan robot telusur kalau apa yang kita tulis itu benar-benar relevan dengan kata kunci dan deskripsi.

2. Kata kunci sedang

Untuk kata kunci sedang atau yang tingkat persaingannya sedang juga, dalam hal optimisasi SEO (Search Engin Optimization) kita tidak akan terlalu mengalami kesulitan, hanya perlu mengulang 2-3% kata kunci saja menurut pengalaman saya asal dibarengi dengan isi konten yang panjang dan relevan, sudah mampu muncul dihalaman utama mesin pencari.

3. Kata kunci panjang (Long Tail Keyword)

Nah apalagi untuk jenis kata kunci panjang, hampir tidak ada kesulitan yang berarti dalam melakukan optimisasinya, cukup dengan memasukan kata kunci di paragraf awal, di paragraf akhir dan di deskripsi penelusuran walau tidak dibarengi dengan isi artikel yang terlalu panjang pun biasanya sudah mampu muncul dihalaman utama mesin pencari.

Dengan catatan, walau sependek apapun artikel yang kita buat, tetap harus mengutamakan relevansi dari kata kunci.

#Catatan penting dalam optimisasi mesin pencari (Search Engine Optimization)

Gunakan bahasa indonesia yang baik atau gunakan bahasa asing yang baik sesuai dengan bahasa yang kita gunakan di blog atau website kita. Kenapa hal itu perlu dan wajib dilakukan? karena sejatinya mesin pencari adalah robot bukanlah manusia, dan pastinya yang namanya robot hanya akan dirancang untuk membaca bahasa yang memang semestinya digunakan oleh manusia.

Ada cara untuk memastikan apakah bahasa yang kita gunakan sudah benar atau belum yaitu dengan mentranslate tulisan kita kalau misalnya tulisan kita berbahasa indonesia silahkan translate ke bahasa internasional yaitu bahasa inggris, setelah jadi bahasa inggris silahkan translate kembali ke bahasa indonesia, lalu perhatikan apakah sudah kembali ke bahasa yang semula kita tulis atau jadi kacau? disitu kita bisa dengan mudah melakukan perbaikan sampai benar-benar mengandung bahasa indonesia yang benar sebelum kita memutuskan untuk mempublikasikan artikel kita.

Juga sebaliknya kalau anda menggunakan bahasa inggris untuk artikel anda silahkan translate dulu ke bahasa indonesia sampai apa yang kita tulis itu benar-benar mengandung bahasa inggris yang benar, jangan sampai malah kacau nantinya dan pastinya akan diabaikan oleh mesin pencari.

#Hindari penggunaan bahasa-bahasa aneh atau tidak lazim

Seperti apa bahasa aneh dan tidak lazim itu? misalnya anda menulis kalimat ayah dan di ganti dengan 4y4h atau aku diganti dengan aq, itu jelas-jelas tidak lazim dan mesin pencari akan kebingungan untuk membacanya, perlu anda ketahui, secanggih apapun sistem algoritma mesin pencari, sampai kapanpun tidak akan mampu membaca bahasa alay, jadi sekali lagi saya tegaskan, gunakanlah bahasa yang baik dan benar sesuai dengan bahasa yang digunakan oleh blog atau website anda.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan tentang SEO (Search Engine Optimization) atau optimisasi mesin pencari. Semoga ada manfaatnya bagi saya sendiri sebagai penulis dan bagi anda yang sedang belajar dibidang yang sama.

Related Post: