Jumat, Mei 20, 2016

SEO: Search Engine Optimization Atau Optimisasi Mesin Pencari

Ketika ada seseorang yang bertanya bagaimana caranya agar situs web atau blog bisa dengan mudah ditemukan dimesin pencarian internet seperti Google, Bing, Yahoo dan lain-lain, jawabannya pasti SEO. Lalu apa itu SEO?. SEO adalah singkatan dari Seacrh Engine Optimization, atau kalau dalam bahasa indonesia diartikan sebagai langkah optimisasi mesin pencari.

SEO, menurut wikipedia dalam artikelnya yang berjudul Optimisasi Mesin Pencari, adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan lewat mesin pencari ke sebuah situs web atau blog tertentu, dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau yang umum disebut dengan algoritme mesin pencari.

Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web atau blog pada posisi teratas, atau paling tidak bisa muncul dihalaman pertama hasil pencarian, berdasarkan dari kata kunci tertentu yang sudah ditargetkan oleh pemilik situs itu sendiri.

Dan secara logis, jika website atau blog bisa di peringkat pertama di search engine. Tentunya hal itu bisa berdampak pada peningkatan trafik yang mengarah ke situsnya. Karena peluangnya jauh lebih besar bila dibandingkan dengan situs yang berada di posisi kedua, ketiga dan seterusnya.

SEO, itu bukan kebetulan, tapi bisa juga bisa dibilang padu untung. SEO ada cara atau metode khususnya, SEO bisa diukur, dan juga SEO yang bersifat ilmiah bisa dipelajari oleh siapa saja. Jadi perlu dipahami oleh semua pengelola blog atau website sehingga website atau blog dan artikelnya bisa bersaing di garis depan mesin pencari.

Lalu bagaimana caranya agar blog atau website kita bisa menempati halaman pertama dari mesin pencari? Caranya tiada lain dan tiada bukan adalah dengan melakukan pengoptimalan situs atau blog terhadap apa yang dibutuhkan oleh mesin pencari dan apa yang dibutuhkan oleh pengguna.

Search Engine Optimization atau optimisasi mesin pencari

Search Engine Optimization atau Optimisasi Mesin Pencari

Seperti yang saya jelaskan di atas, metode awal Search Engine Optimization, adalah kita harus mengerti apa yang diinginkan oleh mesin pencari dan apa yang diinginkan oleh pengguna mesin pencari, jika kita sudah memahaminya maka langkah selanjutnya akan jauh lebih mudah dalam melakukan optimasi website atau blog. terhadap algoritma mesin pencari.

Apa yang di butuhkan oleh mesin pencari?

Seiring dengan semakin canggihnya algoritma mesin pencari yang terus memperbaiki kinerjanya dengan tujuan untuk bisa menampilkan informasi-informasi yang relevan, maka yang dibutuhkan oleh mesin pencari itu tiada lain adalah informasi yang benar-benar relevan.

Dulu, hampir semua pemilik situs atau blog bisa menipu robot dengan cara mereproduksi kata kunci bahkan dalam konten atau artikel yang hampir tidak memiliki informasi yang relevan. Sekarang cara itu sudah tidak berlaku lagi, dan jangan coba-coba melakukan praktik semacam itu.

Apa yang dibutuhkan oleh pengguna?

Apa yang dibutuhkan oleh pengguna tidak berbeda dengan yang dibutuhkan oleh search engine, karena mesin pencari sebenarnya di set sedemikian rupa sehingga bisa membaca keinginan manusia? Oleh karena itu, dalam informasi tertentu tidak boleh hanya ditujukan untuk robot, namun ditujukan untuk pengguna mesin pencari.

Nah sudah mulai jelas kan? keinginan dari mesin pencari dan pengguna adalah sama yaitu konten yang paling relevan dengan apa yang dibutuhkan oleh pengguna, lalu yang menentukan artikel dan situs mana yang akan lebih dulu dimunculkan oleh mesin pencari adalah konten yang relevan yang sekaligus dioptimalkan (Search Engine Optimization).

Praktek terbaik optimisasi mesin pencari

Walau bagaimana pun, mesin pencari itu hanyalah sebuah robot yang sudah pasti tidak akan sepintar manusia. Namun karena tugasnya adalah menyampaikan pesan yang ada di situs web atau blog kita, maka kita harus bisa memperjelas apa yang terkadung dari isi situs web kita terhadap robot mesin pencari tersebut.

Dengan cara apa? Sebenarnya pihak pembuat robot sudah memberikan keterangan yang sangat jelas, yaitu untuk mengarahkan apa yang terkadung dalam isi situs web itu dengan memberikan:
  • Kata kunci yang relevan
  • Deskripsi yang jelas
  • Kandungan isi artikel yang sesuai dengan kata kunci juga memiliki makna yang kaya.
Mungkin untuk beberapa pakar SEO terdahulu, penjelasan diatas tadi akan sedikit berseberangan dengan pengalaman mereka. Karena dalam beberapa waktu kebelakang, praktek SEO optimisasi mesin pencari itu adalah dengan:
  • Kata kunci berdasarkan tingkat persaingan
  • Menyertakan kata kunci pada paragraf pertama
  • Menyertakan kata kunci pada gambar
  • Menyertakan kata kunci pada paragraf akhir
  • Menyertakan kata kunci pada deskripsi penelusuran
Bahkan, sebagian pakar SEO masih sering mengandalkan cara-cara seperti mengulang-ulang kata kunci dengan dalih asal jangan lebih dari 5 % tingkat density keywords nya. Walaupun, isi dari artikelnya sama sekali tidak nyambung. Dengan tujuan yang penting bisa bertengger dihalaman pertama mesin pencari.

Namun untuk saat ini, teori dan praktek-praktek seperti itu harus mulai ditinggalkan. Karena dengan semakin canggihnya Algoritma mesin pencari untuk saat ini, cara kerja robot telusur sudah bisa membaca seluruh isi konten atau artikel dan memilih mana yang benar-benar relevan dengan judul dan deskripsinya.

Penjelasan tentang kata kunci (Keyword)

Kata kunci itu adalah kalimat umum yang sering digunakan oleh pengguna mesin pencari. Contohnya seseorang sedang mencari cara optimisasi mesin pencari (SEO). Kira-kira kalimat apa yang akan dia tulis?. Pastinya kata kunci yang digunakan akan yang berhubungan dengan SEO. Agar lebih jelas, dibawah ini beberapa contoh kata kunci yang digunakan oleh seseorang yang sedang mendalami ilmu tentang Blog dan SEO.

Kemungkinan kalimat yang akan orang tersebut tulis adalah sebagai berikut:
Dan masih banyak lagi kalimat yang mungkin ditulis. Dan tentu saja, dari beberapa contoh di atas masing-masing memiliki tingkat persaingan yang berbeda. Jadi dalam ilmu SEO, kita diharuskan melakukan penelitian kata kunci atau melakukan penelitian, yang kata kunci tingkat menengah atau rendah persaingannya.

Begitu menemukan kata kunci yang paling banyak digunakan oleh calon pengunjung, maka kita lakukan optimasi kata kunci tersebut.

Jenis-jenis kata kunci

Seperti yang saya sebutkan di atas, jika kata kunci memiliki tingkat persaingan yang berbeda, dan pastinya dalam prakteknya optimasi akan memiliki tingkat kesulitan yang berbeda pula. Jenis kata kunci meliputi:
  • Kata kunci pendek (biasanya kata kunci dengan tingkat persaingan tinggi)
  • Kata kunci sedang (biasanya kata kunci dengan tingkat persaingan sedang)
  • Kata kunci panjang atau yang sering disebut long tail keyword (biasanya kata kunci dengan tingkat persaingan rendah).

1. Kata kunci pendek

Untuk kata kunci singkat yang tingkat persaingannya tinggi berarti kata kunci paling banyak digunakan oleh pengguna mesin pencari. Dan jika kita memutuskan untuk menggunakan kata kunci yang tingkat persaingannya tinggi, tentu cara mengoptimalkan SEOnya harus benar-benar teliti dan membutuhkan lebih banyak kemampuan.

Terkadang kita perlu melakukan pengulangan kata kunci, namun tetap saja, yang utama harus bisa memprovokasi robot dengan menyediakan konten yang panjang dan kaya makna, tidak kaya akan kata kunci.

Itulah perbedaan antara SEO (Search Engine Optimization) atau optimasi mesin pencari sekarang dengan yang lama. Kami tidak cukup untuk memainkan kata kunci saja, tapi tetap harus bisa menyajikan isi artikel yang bisa meyakinkan robot pencarian jika yang kami tulis itu sangat relevan dengan kata kunci dan deskripsi.

2. Kata kunci sedang

Untuk kata kunci kompetisi menengah atau sedang, dalam hal optimasi SEO (SEO Engine Optimization) kita tidak akan mengalami masalah apapun, hanya perlu mengulang 2-3% kata kunci saja, sesuai dengan pengalaman saya yang disediakan dengan konten yang panjang dan relevan, sudah bisa muncul di halaman utama mesin pencari.

3. Kata kunci panjang (Long Tail Keyword)

Nah apalagi untuk jenis kata kunci yang panjang, hampir tidak ada kesulitan yang berarti dalam melakukan optimasi, cukup dengan memasukkan kata kunci di paragraf pertama, pada paragraf terakhir dan dalam deskripsi isi meski terlalu lama biasanya bisa tampil di mesin pencari halaman utama.

Namun, dengan catatan singkat artikel yang kita buat, tetap memprioritaskan relevansi kata kunci.

Catatan penting dalam optimisasi mesin pencari (Search Engine Optimization)

Gunakan bahasa Anda dengan baik atau gunakan bahasa asing yang baik sesuai bahasa yang Anda gunakan di blog atau situs kami. Mengapa perlu dan wajib? Karena mesin pencari sebenarnya adalah robot bukan manusia, dan yang pasti, nama robot hanya akan didesain untuk membaca bahasa yang harus digunakan oleh manusia.

Ada cara untuk memastikan apakah bahasa yang kita gunakan itu benar atau tidak dengan menerjemahkan tulisan kita. Jika misalnya, kita menulis bahasa nasional, tolong terjemahkan ke bahasa internasional yaitu bahasa Inggris, setelah bahasa inggris tolong terjemahkan kembali ke bahasa nasional, lalu catat apakah itu kembali ke bahasa yang awalnya kita tulis atau sangat kacau? Di sana kita dapat dengan mudah melakukan perbaikan sampai benar-benar berisi bahasa nasional yang benar sebelum kita memutuskan untuk menerbitkan artikel kita.

Selain itu, sebaliknya jika Anda menggunakan bahasa Inggris untuk artikel Anda, pertama-tama terjemahkan ke bahasa nasional sampai apa yang kami tulis itu benar-benar berisi bahasa Inggris yang benar, jangan disamarkan nanti dan pasti akan diabaikan oleh mesin pencari.

Hindari penggunaan bahasa-bahasa aneh atau tidak lazim

Seperti apa bahasa aneh dan tidak lazim itu? misalnya anda menulis kalimat ayah dan di ganti dengan 4y4h atau aku diganti dengan aq, itu jelas-jelas tidak lazim dan mesin pencari akan kebingungan untuk membacanya, perlu anda ketahui, secanggih apapun sistem algoritma mesin pencari, sampai kapanpun tidak akan mampu membaca bahasa alay, jadi sekali lagi saya tegaskan, gunakanlah bahasa yang baik dan benar sesuai dengan bahasa yang digunakan oleh blog atau website anda.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan tentang SEO (Search Engine Optimization) atau optimisasi mesin pencari. Semoga ada manfaatnya bagi saya sendiri sebagai penulis dan bagi anda yang sedang belajar dibidang yang sama.