Peralatan dan dasar-dasar servis elektronik

Peralatan dan dasar-dasar servis elektronik - Mendalami suatu bidang pekerjaan adalah sesuatu yang sangat mengasyikan apalagi kalau bidang pekerjaan tersebut merupakan hobi kita, rasa nya waktu, biaya dan berbagai pengorbanan untuk sesuatu yang memang hobi kita tidak akan jadi masalah, salah satu contoh nya mendalami ilmu elektronik, tentu di perlukan ketekunan khusus dan pengorbanan dalam segala hal, waktu, biaya dan lain-lain

Peralatan dan dasar-dasar servis elektronik

Sebagai pemula tentu banyak hal-hal ekstrim yang ingin di coba, contoh nya ketika kita membaca bagaimana cara membuat bell elektronik. nah dari mulai komponen dan peralatan lainnya tentu akan kita persiapkan untuk suatu percobaan yang tentunya belum 100% akan berhasil, tapi justru disini lah tantangan suatu hobi, ketika percobaan pertama gagal malah makin kuat keinginan kita untuk mencoba percobaan kedua ketiga dan seterusnya sampai percobaan kita membuahkan hasil yang sesuai dengan keinginan.

Tak lepas dari semua itu, hal utama yang harus kita perhatikan sebelum melakukan sesuatu yaitu pengenalan dan pemahaman tentang dasar dari apa yang akan kita kerjakan, maka dari itu disini akan saya bahas dasar-dasar servis elektronik.

Hal utama yang harus kita persiapkan dalam bidang servis elektronik tentunya peralatan yang memadai dan memenuhi standar servis, seperti contoh nya:

1. Obeng-obeng lengkap dari mulai obeng positif berukuran terbesar sampai obeng positif berukuran terkecil, obeng min berukuran terbesar sampai obeng min berukuran terkecil, kenapa dan untuk apa? dalam bidang servis elektronik apalagi yang di kerjakan benar-benar berdasarkan hobi, tidak akan terikat pada suatu bidang saja, misalnya kita hanya terima servis televisi saja, itu kalau menurut saya hobi yang di paksakan, atau bukan hobi yang benar-benar berasal dari bakat kita, karena kalau hobi yang berdasarkan bakat alami akan merasa tertantang untuk melakukan berbagai percobaan, dengan dasar pemikiran ah masa saya ga bisa? toh dasarnya sama saja, ada yang nyuruh servis kulkas misalnya, dasarnya tetap menggunakan tekhnologi elektronik, atau ada yang minta benerin CDI motor misalnya, jangan bilang tidak bisa, dasarnya sama kok, elektronik, maka dari itu sebagai tekhnisi harus memiliki berbagai ukuran obeng, dari mulai obeng untuk bongkar dashboad mobil atau kap pesawat sampai obeng untuk membuka jarum jam tangan yang ukurannya sangat kecil.

2. Alat ukur, alat ukur disini memiliki banyak sekali macam nya, alat untuk mengukur tegangan AC alat untuk mengukur tegangan DC, alat untuk mengukur daya Ampere alat untuk mengukur besar kecilnya ohm atau ohm meter, alat untuk mengukur kapasitor dari piko farad sampai mikro farad atau di sebut juga kapasitor meter,alat untuk mengukur besaran frekuensi misalnya untuk mengukur nada tinggi atau sering di sebut trible nada rendah yang sering di sebut bass, karena semua nada memiliki frekuensi masing-masing, salah satu contoh, nada tinggi terbaik yang mampu di serap oleh telinga orang normal itu 16khz dan nada rendah yang paling enak di dengar oleh telinga manusia 60hz, maka dari itu di perlukan alat ukur yang memadai untuk menentukan kualitas suatu pekerjaan, walau tidak di pungkiri seiring dengan bertambahnya pengalaman, kita sudah bisa menentukan suatu nada hanya dengan pendengaran.

3. Soldering atau di sebut juga pemanas dan pelebur timah, karena dalam rangkaian sebuah peralatan elektronik itu sangat mutlak menggunakan timah sebagai alat penyambung komponen satu dan komponen lain nya, dalam memilih soldering yang bagus tentunya ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, kenapa? komponen elektronik itu memiliki batasan-batasan panas tertentu, contohnya sebuah komponen transistor tidak akan mampu bertahan di panas yang melebihi 80 derajat celcius atau sebuah kapasitor tidak akan mampu bertahan di panas yang melebihi 120 derajat celcius, tapi untuk membuka ic mikro kontroler model sekarang di perlukan panas uap di atas 120 derajat celsius misalnya, maka dari itu kita harus memiliki perlengkapan solder yang sesuai dengan tingkat ketahana sebuah komponen yang akan kita eksekusi, jadi oleh karena itu gunakan lah solder yang bisa di atur tingkat panas nya, juga sebagai tekhnisi di era sekarang itu di wajibkan memiliki soldering uap untuk membuka komponen-komponen mikro kontroler yang rata-rata memiliki ukuran kecil dengan kaki-kaki komponen yang sangat rapat, walau dengan keahlian tertentu bisa di kerjakan dengan cara manual tapi fakta yang sering terbukti, tidak akan bisa menjamin kualitas yang baik kalu suatu pekerjaan di kerjakan dengan alat seadanya, ingat satu hal, yang kita eksekusi itu milik orang lain yang pastinya sangat di harapkkan oleh pemilik nya agar peralatannya yang rusak akan kembali normal seperti sediakala.

4. Timah atau sering di sebut tinol, harus meliki standar yang bagus, tingkat kerekatan terhadap komponen yang baik, tak jarang kalau kita menggunakan timah yang kualitas nya kurang baik, dari pada komponen yang kita tetesi timah itu nempel atau tersambung dengan baik, malah jalur rangkainya yang rusak, jadi oleh karena itu gunakan lah timah yang memiliki kualitas bagus dengan perbandingan aloy 60/40% juga dengan core wire yang sesuai dengan apa yang akan kita solder, tapi ada kala nya kita membutuhkan juga timah dengan perbandingan aloy 20/80% ini biasanya untuk menyambung komponen yang panasnya di atas rata-rata seperti rangkaian las listrik dan lain-lain.

5. komponen. sebagai tekhnisi tentunya kita wajib memiliki komponen lengkap, dari yang terkecil misalnya kapasitor sampai yang terbesar misalnya ic program, dengan mencatat Daftar komponen yang wajib di miliki maka kita tidak akan mengalami kesulitan yang berarti apabila di hadapkan dengan jenis kerusakan tertentu.

6. Persiapan mental, ini mungkin hal yang paling utama yang harus dimiliki oleh setiap tekhnisi, jangan pernah menyerah sebelum mencoba, jangan pernah menyerah ketika percobaan awal gagal, jangan pernah menyerah ketika percobaan kedua ketiga dan seterusnya masih gagal, lakukan terus sampai berhasil, tidak ada kata tidak mungkin dalam bidang elektronik, semua kerusakan itu ada penyebabnya dan pasti bisa di perbaiki, jangan bikin alasan alat nya tidak ada, tidak mungkin sebuah perusahaan elektronik mengeluarkan suatu produk tanpa mengeluarkan suku cadangnya, dan di jaman sekarang yang rata-rata semua orang sudah pintar, membuat persamaan sebuah komponen itu bukan hal yang sulit atau mustahil, sangat-sangat mungkin, pabrik atau produsen dari produk tertentu belum mengeluarkan suku cadang, tapi pihak ketika yang beroposisi di bidang pembuatan suku cadang pasti akan bergerak lebih cepat, mereka ibarat mesin telusur, ketika ada produk baru muncul mereka akan segera mengkaji system rangkaian dan komponen yang ada di dalamnya dan akan segera memproduksi suku cadang nya, jadi oleh karena itu sekali lagi jangan pernah ada kata menyerah.

Kiranya sekian dulu pembahasan tentang peralatan dan dasar-dasar yang harus di miliki oleh semua teknisi atau calon tekhnisi elektronik, semoga apapun hobi dan pekerjaan kita bisa menjadikan diri kita semua menjadi lebih baik dalam segala hal dan tentunya mendapat ridho dari alloh SWT, amiiin.

1 komentar so far

sangat bermanfaat info nya mas bro terima kasih

Silahkan berkomentar dengan sopan dan tidak meninggalkan link aktip.

Terima Kasih.

EmoticonEmoticon